HUBUNGAN ANTARA BERAT BADAN DAN KADAR UREUM DARAH DENGAN FREKUENSI TINDAKAN HEMODIALISA PADA PASIEN GAGAL GINJAL DI RSUD

ABSTRAK

By.Donny Novriansyah

Studi awal melihat register kunjungan pasien hemodialisa pada tahun 2007 sebanyak 84 orang, dari 84 orang tersebut sebanyak 50 pasien dengan Gagal Ginjal Kronik, 30 orang dengan Gagal dikarenakan oleh penyakit Hipertensi, dan 4 orang dengan Gagal Ginjal Kronik dikarenakan oleh penyakit Diabetes Milittus (DM). Data kasus pasien dengan penyakit ginjal yang melakukan Hemodiasa di RSUD dr. M Yunus Provinsi Bengkulu masih sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Berat Badan dan Kadar Ureum Darah pasien gagal ginjal dan mengetahui hubungan antara Berat Badan dan Kadar Ureum Darah dengan Frekuensi Tindakan Hemodialisa pada pasien Gagal Ginjal.

Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak mampu mengangkut sampah metabolik tubuh atau melakukan fungsi regulernya Brunner dan Suddarth, (2001). Berat badan adalah volume tubuh manusia yang terdiri dari cairan tubuh dan jaringan tubuh, yang ukurannya menggunakan kilogram. Ureum adalah hasil metabolisme protein dalam tubuh yang terdapat dalam kemih dan keringat. Terdapat di dalam darah, limfe, urine, dibuat di dalam hepar dari ammonia yang berasal dari asam amino (PERNEFRI, 2003). Durasi HD disesuaikan dengan kebutuhan individu, tiap HD dilakukan 4-5 jam dengan frekuensi 2 x perminggu. Frekuensi HD dapat diberikan 3 x perminggu dengan durasi selama 4-5 jam, idealnya 10-15 jam/minggu (PERNEFRI, 2003).

Jenis penelitian ini menggunakan metode cross sectional, desain penelitian ini dipilih untuk mengetahui hubungan berat badan dan kadar ureum darah dengan frekuensi tindakan Hemodialisa. Populasi dalam penelitian ini meliputi semua pasien Gagal Ginjal yang menjalani Hemodialisa yang berjumlah 84 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien Gagal Ginjal yang masih menjalani Hemodialisa

Hasil uji Chi-Square ada hubungan yang signifikan antara kadar ureum dengan frekuensi tindakan hemodialisa pada pasien gagal ginjal dengan kategori hubungan lemah.Hasil uji Exact Fisher ada hubungan yang signifikan antara berat badan denga ftekuensi tindakan hemodialisa pada pasien gagal ginjal dengan kategori hubungan lemah.

https://lubmazresearch.wordpress.com.

Contact person. 081273221213

Diterbitkan oleh Hadi Saputra, SKM., M.Si.

Hadi Saputra, SKM, M.Si anak dari Alm Subhan Rubama dan Azizah mempunyai seorang istri bernama Harpi Nusanti, SKM dan Empat orang anak perempuan yang bernama Lubna Afiyah, Mazaya Afifah, Alilah Afiqah, dan Alayyah Afinah Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik S2 Ilmu Administrasi Universitas Bengkulu.

5 tanggapan untuk “HUBUNGAN ANTARA BERAT BADAN DAN KADAR UREUM DARAH DENGAN FREKUENSI TINDAKAN HEMODIALISA PADA PASIEN GAGAL GINJAL DI RSUD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: