KESIAPAN GURU MADRASAH ALIYAH DALAM MENGIKUTI SERTIFIKASI GURU DI KABUPATEN REJANG LEBONG (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI MAN 2 DAN MA AR – RAHMAH)

ABSTRACT
The Readiness of Madrasah Aliyah Teachers in Following the Teacher Certifiaction in Rejang Lebong Regency
(Qualitative Descriptive Study at MAN 2 and MA Ar – Rahmah)

The purpose of the research is to describe the readiness of Madrasah Aliyah teachers in following the teacher certification program in Rejang Lebong Regency. The approach of the research is a qualitative descriptive study. The data were collected by interview, observation and documentation. The results of the research show that Madrasah Aliyah teachers in Rejang Lebong Regency; (1) have to prepare the portfolio to follow the teacher certification; (2) lack of portfolio component which may cause the failure in reaching the teacher certification; (3) must follow the steps to overcome the failure in reaching the teacher certification; (4) the governments should participate in socialize the certification process.
Key Words: the readiness, teacher, certification program
RINGKASAN
KESIAPAN GURU MADRASAH ALIYAH DALAM MENGIKUTI SERTIFIKASI GURU DI KABUPATEN REJANG LEBONG
(STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI MAN 2 DAN MA AR – RAHMAH)

Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah kesiapan guru Madrasah Aliyah dalam mengikuti sertifikasi guru di Kabupaten Rejang Lebong? Berdasarkan rumusan masalah umum di atas, peneliti mengemukakan beberapa pertanyaan penelitian sebagai berikut: hal-hal apakah yang sudah disiapkan guru Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Rejang Lebong dalam mengikuti sertifikasi guru?; apa sajakah hambatan yang ditemui oleh guru dalam mengikuti sertifikasi guru?; bagaimana langkah-langkah yang diambil oleh guru dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut?; dan bantuan apa sajakah yang diterima oleh guru dalam mengikuti sertifikasi guru?
Secara umum tujuan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesiapan guru Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Rejang Lebong dalam mengikuti sertifikasi guru. Sedangkan secara khusus adalah untuk mendeskripsikan hal-hal yang disiapkan guru Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Rejang Lebong dalam mengikuti sertifikasi guru, untuk mendeskripsikan hambatan yang ditemui oleh guru dalam mengikuti sertifikasi guru, untuk mendeskripsikan langkah-langkah yang diambil oleh guru dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut, dan untuk mendeskripsikan bantuan yang diterima oleh guru dalam mengikuti sertifikasi guru.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah kepala sekolah dan guru MAN 2 Curup dan MA Ar – Rahmah. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan instrument penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dilengkapi dengan penggunaan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan tahapan reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan.
Hasil penelitian adalah pertama; dalam mempersiapkan sertifikasi guru dalam jabatan guru MAN 2 Curup dan MA Ar – Rahmah perlu mempersiapkan komponen portofolio. Kedua; hambatan-hambatan yang ditemui oleh guru dalam mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan.adalah kurangnya kelengkapan komponen portofolio seperti kurangnya pengalaman mengajar, pendidikan dan pelatihan, prestasi akademik, kualifikasi akademik, dan karya pengembangan profesi. Ketiga; langkah-langkah mengikuti hambatan ketidaklulusan proses sertifikasi guru yaitu guru MAN 2 Curup dan MA Ar – Rahmah perlu meningkatan kualifikasi akademik guru menjadi S1/D4, peningkatan kompetensi guru, pembinaan karir guru, pemberian tunjangan guru, pemberian maslahat tambahan, penghargaan, dan perlindungan guru. Di samping itu guru perlu mengikuti pendidikan prajabatan, pendidikan dalam jabatan termasuk penataran, pembinaan dari organisasi profesi dan tempat kerja, penghargaan masyarakat terhadap profesi keguruan, penegakkan kode etik profesi, sertifikasi, peningkatan kualitas calon guru, imbalan dan lain-lain secara bersama-sama menentukan pengembangan profesionalisme seorang guru. Untuk guru.MAN 2 Curup dan MA Ar – Rahmah khususnya bagi guru dalam jabatan yang tidak lulus penilaian portofolio, langkah-langkah yang harus ditempuh yaitu dengan (a) melakukan kegiatan-kegiatan untuk melengkapi dokumen portofolio agar mencapai nilai lulus atau (b) mengikuti pendidikan dan pelatihan profesi guru yang diakhiri dengan ujian; guru dalam jabatan yang belum lulus pendidikan dan pelatihan profesi guru sebagaimana dimaksud pada ayat (5) huruf b diberi kesempatan untuk mengulang ujian materi pendidikan dan pelatihan yang belum lulus. Keempat, bantuan yang diterima oleh guru dalam mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan yaitu Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan pihak lain yang terkait perlu melaksanakan sosialisasi pelaksanaan program sertifikasi. Sosialisasi sertifikasi guru perlu dilakukan secara berjenjang dengan sasaran sosialisasi adalah Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, P4TK, LPMP, kepala sekolah, guru, dan pengawas. Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam sosialisasi sertifikasi guru adalah (1) pedoman sertifikasi guru dalam jabatan untuk dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupaten/kota; (2) pedoman sertifikasi guru dalam jabatan; (3) pedoman penetapan peserta dan pelaksanaan sertifikasi guru; (4) pedoman penetapan peserta dalam pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan; dan (5) panduan penyusunan portofolio sertifikasi guru dalam jabatan.
Berdasarkan permasalahan dalam penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan umum bahwa guru dapat dikatakan siap dalam mengikuti program sertifikasi guru dalam jabatan jika guru sudah memiliki kualifikasi akademik, pendidikan dan pelatihan, pengalaman mengajar, penilaian dari atasan dan pengawas, prestasi akademik, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, karya pengembangan profesi, keikutsertaan dalam forum ilmiah, pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial, dan penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan. Dari kesimpulan umum tersebut, Pertama; guru MAN 2 Curup dan MA Ar – Rahmah perlu mempersiapkan komponen portofolio. Kedua; hambatan-hambatan yang ditemui oleh guru MAN 2 Curup dan MA Ar – Rahmah dalam mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan.adalah kurangnya kelengkapan komponen portofolio seperti kurangnya pengalaman mengajar, pendidikan dan pelatihan, prestasi akademik, kualifikasi akademik, dan karya pengembangan profesi. Ketiga; langkah-langkah mengatasi hambatan ketidaklulusan proses sertifikasi guru dalam jabatan khususnya bagi guru dalam jabatan yaitu guru MAN 2 Curup dan MA Ar – Rahmah perlu meningkatan kualifikasi akademik guru menjadi S1/D4, peningkatan kompetensi guru, pembinaan karir guru, pemberian tunjangan guru, pemberian maslahat tambahan, penghargaan, dan perlindungan guru. Di samping itu guru perlu mengikuti pendidikan prajabatan, pendidikan dalam jabatan termasuk penataran, pembinaan dari organisasi profesi dan tempat kerja, dan penghargaan masyarakat terhadap profesi keguruan. Keempat; Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dan pihak lain yang terkait perlu melaksanakan sosialisasi pelaksanaan program sertifikasi.
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, secara umum disarankan bahwa pertama, guru di MAN 2 dan MA Ar – Rahmah perlu mempersiapkan komponen portofolio yang menjadi penilaian dalam sertifikasi guru. Kedua; guru di MAN 2 dan MA Ar – Rahmah perlu memahami hambatan masing-masing dalam mengikuti sertifikasi guru dengan mencari pemecahan akan hal-hal yang menjadi pemicu terhambatnya proses sertifikasi guru. Ketiga; guru di MAN 2 dan MA Ar – Rahmah perlu mengambil langkah-langkah dalam mengatasi hambatan-hambatan dalam sertifkasi guru. Dan keempat; guru di MAN 2 dan MA Ar – Rahmah harus bersikap pro aktif dalam mengikuti perkembangan sertifikasi guru dengan berusaha mendapatkan informasi yang jelas mengenai program sertifikasi guru. Guru perlu mengikuti sosialisasi-sosialisasi dalam memperlancar proses sertifikasi guru nantinya.

9 pemikiran pada “KESIAPAN GURU MADRASAH ALIYAH DALAM MENGIKUTI SERTIFIKASI GURU DI KABUPATEN REJANG LEBONG (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI MAN 2 DAN MA AR – RAHMAH)

  1. Ping balik: langkah-langkah penelitian pendahuluan « FORUM KUALITATIF

  2. Ping balik: Definisi Pariwisata Menurut Para Ahli | RAFANS MANADO

  3. Ping balik: ORANG DEMAK MEMAKNAI SUNGAI « KARYA ANAK KAMPUNG

  4. Ping balik: Tradisi Memindahkan Rumah | Manadoin Blog

  5. Ping balik: TTS: Gudang Atlet Marathon NTT « Aklahat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.