PENGELOLAAN PROGRAM LIFE SKILLS BINAAN BALAI PENGEMBANGAN KEGIATAN BELAJAR ( Studi Kasus pada Kelompok Life Skills Menjahit )

ABSTRACT
LIFE SKILLS PROG RAM MANAGEMENT HOLD BY BPKB OF BENGKULU PROVINCE (A case Study of Sewing Life Skills Learning)
The purpose of the research is to describe Program Management of Life Skills which was conducted at BPKB of Bengkulu Province. The method of the research used descriptive qualitative. The subject were the supervisor,tutors ,lerners, and the head of the BPKB. The data were collected through observations, interviews,and documentatioan techniques. Data analisys process included data reduction, data display,and drawing conclusion.The result of the research reveals that the criteria plan of participants of the life skills program for sewing is not following the plan of action decided by the ministry of education. But, the criteria has not been appropriate with directive of the Life Skills program implementation. It is proposed to implement the life skills Program sewing more well planed bases on the criteria laid down by the ministry of education.
Key word : Management, life skills, BPKB
RINGKASAN

PENGELOLAAN PROGRAM LIFE SKILLS BINAAN BALAI PENGEMBANGAN KEGIATAN BELAJAR
( Studi Kasus pada Kelompok Life Skills Menjahit )

Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu : Bagaimana pengelolaan program life skills binaan Balai Pengembangan Kegiatan Belajar ( BPKB ) Provinsi Bengkulu?. Pertanyaan peneliti adalah: 1) bagaimana perencanaan dalam pengelolaan program life skills binaan Balai Pengembangan Kegiatan Belajar provinsi Bengkulu?. 2 ) bagaimana pengorganisasiannya dalam pengelolaan program life skils?
3)bagaimana penggerakannya dalam pengelolaan program life skills?. 4) bagaimana pengawasannya dalam program life skills Balai Pengembanagan Kegiatan Belajar Provinsi Bengkulu terhadap binaannya? 5) apa kendala – kendala yang terjadi dan bagaimana cara mengatasi kendala dalam pengelolaan program life skills binaan BPKB?.
Tujuan umum penelitian adalah untuk memperoleh data yang akurat tentang pengelolaan program life skills binaan Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Provinsi Bengkulu. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang: 1) perencanaan dalam pengelolaan program life skills binaan BPKB provinsi Bengkulu. 2) pengorganisasian dalam pengelolaan program life skills. 3) penggerakan dalam pengelolaan program life skills binaan BPKB provinsi Bengkulu. 4) pengawasan dalam pengelolaan program life skills binaan BPKB provinsi Bengkulu.5) apa kendala-
kendala dan cara mengatasi kendala tersebut dalam pelaksanaan pengelolaan program life skills.
Metode penelitian yang digunakan dirancang sebagai penelitian studi kasus. Subyek penelitian adalah pengelola,tutor,warga belajar, dan kepala BPKB provinsi Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan tehnik wawancara,observasi, dan dokumentasi. Langkah analisis data meliputi reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan /verifikasi yang digunakan untuk mengetahui pengelolaan program life skills binaan Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Provinsi Bengkulu.
Hasil penelitian ini sebagai berikut :
Pertama, perencanaan dilaksanakan oleh pengelola dengan mengidentifikasi sarana dan prasarana,membuat jadwal belajar, menyusun program belajar yang disesuikan dengan potensi warga belajar,dan dalam perencanaan pengelola sudah melibatkan masyarakat baik dalam mencari warga belajar,mencari tutor,meminta dukungan sarana dan prasarana..
Kedua, pengoganisasian program Life Skillsi yang dilakukan adalah dengan membagikan tugas dan wewenang antara lain: 1) pengelola yang bertugas sebagai pendamping, motivator dan fasilitator bagi tutor dan warga belajar, yang terdiri dari satu orang ketua dan satu orang sekretaris yang lainnya 6 orang sebagai anggota pengelola, 2) tutor bertugas untuk memeberikan pengajaran kepada warga belajar yang tergabung dalam satu kelompok belajar, 3) warga belajar terdiri dari 10 orang dalam kelompok belajar.. Selain itu, pengorganisasian ini pengelola menyediakan fasilitas mengajar bagi tutor, dan fasilitas belajar bagi warga belajar dan buku-buku untuk menjalankan administrasi dalam kelompok belajar untuk masing-masing kelompok belajar.
Ketiga, penggerakkan program Life Skills dilakukan oleh pengelola dengan memberikan motivasi berupa pemberian honor kepada anggota pengelola dan tutor, selain itu kepada tutor diikutsertakan pada pelatihan tutor life skills. Kepada warga belajar motivasi yang diberikan berupa penyuluhan-penyuluhan, mengadakan kegiatan-kegiatan untuk mengasah keterampilan, dan memberikan pengajaran tambahan sebagai pengembangan kreasi.
Keempat, pengawasan program Life Skills binaan BPKB dilakukan oleh kepala BPKB dengan pemantauan pada saat dilaksanakannya kegiatan oleh kelompok belajar Life Skills, melakukan penilaian terhadap hasil pembelajaran warga belajar dan perkembangan kelompok belajar, melakukan evaluasi terhadap pelaksaan program Life Skills dari awal hingga akhir dan melakukan pelaporan kepada Kepala BPKB Provinsi Bengkulu selaku Pembina Program dan Subdin PLS Dinas Diknas Provinsi Bengkulu sebagai pemberi dana.
Kelima, pada program Life Skills kendala-kendala yang dihadapi oleh pengelola adalah adanya kesulitan untuk menetapkan jadwal pembelajaran yaitu karena mereka punya kesibukan yang berbeda beda dirumahnya. Selanjutnya kendala yang dihadapi oleh tutor, bila menemukan warga yang sulit menerima pelajaran atau kata lain lamban dalam berfikir sehingga warga belajar sendiri merasa kesulitan dalam belajar. Namun, kendala-kendala diatas tadi dapat diatasi dengan baik oleh tutor dengan baik dan bersama-sama saling membantu.
Selanjutnya program Life Skills binaan BPKB Provinsi Bengkulu telah dilaksanakan dengan benar yang terlihat dari tujuan yang ditetapkan dapat tercapai yaitu
Keempat, pengawasan yang dilakukan oleh kepala BPKB sudah baik agar dapat dipertahankan dan ditingkatkan lebih baik lagi.

4 pemikiran pada “PENGELOLAAN PROGRAM LIFE SKILLS BINAAN BALAI PENGEMBANGAN KEGIATAN BELAJAR ( Studi Kasus pada Kelompok Life Skills Menjahit )

  1. Ping balik: langkah-langkah penelitian pendahuluan « FORUM KUALITATIF

  2. Ping balik: Motivasi « sabardlovenias

  3. Ping balik: Taktik kotor perang salib: Pasukan NATO menyamar menjadi warga sipil untuk menipu dunia « aannurefendi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.