HUBUNGAN SARANA AIR BERSIH DAN PENGGUNAAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA

HUBUNGAN SARANA AIR BERSIH DAN PENGGUNAAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA 

Xiv + 39 halaman + 7 Lampiran

 

ABSTRAK

         

Diare merupakan penyebab kematian nomor dua pada Balita di Indonesia. Di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu kasus diare selalu tertinggi setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sraana air bersih dan penggunaan jamban terhadap kejadian diare pada balita di Puksesmas Sukamerindu Kota Bnegkulu.

Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan cross sectional dengan populasi semua balita dan ibu yang memiliki balita yang berkunjung di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Adapun tehnik pengambilan sampelnya menggunakan quota sampling terdiri dari dua kelompok yaitu ibu yang memiliki balita menderita penyakit diare dan tidak menderita diare selama bulan juni-juli 2009. Analisa data menggunakan uji korelasi yaitu Koefisien Kontingensi.

Hasil analisis univariat mengenai kejadian diare menunjukkan 30 responden anak balitanya menderita diare, dan hasil analisis univariat mengenai sarana air bersih menunjukkan bahwa 33 responden (55,0%) sarana air bersihnya baik dan 27 responden (45,0%) sarana air bersihnya buruk, serta dari hasil analisis univariat mengenai penggunaan jamban menunjukkan 28 responden (46,7%) penggunaan jambannya baik dan 32 responden (53,3%) penggunaan jambannya buruk, sedangkan hasil analisis bivariat antara sarana air bersih dengan penggunaan jamban menunjukkan r= 0,537 artinya terdapat keeeratan hubungan yang sedang antara sarana air bersih dengan kejadian diare pada balita dengan arah korelasi positif dalam skala 0-1 sebesar 53,7%, demikian juga dengan hasil analisis bivariat antara penggunaan jamban dengan kejadian diare menunjukkan r= 0,556 artinya terdapat keeeratan hubungan yang sedang antara penggunaan jamban dengan kejadian diare pada balita dengan arah korelasi positif dalam skala 0-1 sebesar 55,6%

Diharapkan penderita diare dan keluarga, serta masyarakat untuk menggunkaan sarana air bersih dan menggunakan jamban yang baik dan memenuhi syarat kesehatan dalam usaha pencegahan penularan penyakit diare.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.