GAMBARAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN LANSIA TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT ARTRITIS REUMATHOID DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM

ABSTRAK

 Artritis Reumatoid adalah suatu penyakit sistemik yang bersifat progresif yang mengenai jaringan lunak dan cenderung menjadi kronis ditandai dengan rasa nyeri, lelah, inflamasi, kekauan sendi pagi hari selama lebih dari satu jam.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Lansia Tentang pencegahan Penyakit Artritis Reumatoid Di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu 2009. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 21 Agustus s.d 01 September 2009 dengan menggunakan metode deskriptif, sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan responden sebanyak 40 orang dan jenis data yang diambil adalah data primer. Dari hasil penelitian ini didapatkan frekuensi tertinggi adalah responden dengan tingkat pendidikan rendah 22 (55%) dan frekuensi tertinggi adalah responden dengan tingkat pengetahuan rendah adalah 22 (55%). Diharapkan untuk dapat lebih meningkatkan lagi penyuluhan atau pendidikan kesehatan kepada penderita arthritis rematoid.

 Kata kunci : Tingkat Pengetahuan, Pendidikan , Artritis  Remathoid

Daftar pustaka : (1993-2006)

Diterbitkan oleh Hadi Saputra, SKM., M.Si.

Hadi Saputra, SKM, M.Si anak dari Alm Subhan Rubama dan Azizah mempunyai seorang istri bernama Harpi Nusanti, SKM dan Empat orang anak perempuan yang bernama Lubna Afiyah, Mazaya Afifah, Alilah Afiqah, dan Alayyah Afinah Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik S2 Ilmu Administrasi Universitas Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: