ANALISIS PERBEDAAN PENGGUNAAN SALURAN DISTRIBUSI LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG PADA PT SINTA PRIMA FEEDMILL WILAYAH PEMASARAN SUMATERA DITINJAU DARI ASPEK PENJUALAN, KEUNTUNGAN DAN PIUTANG

ANALYSIS DIFFERENT DISTRIBUTION CHANNEL DIRECT AND INDIRECT IN SINTA PRIMA FEEDMILL REGIONAL MARKETING ASPECTS OF SUMATRA REVIEWED SALES, PROFITS AND RECEIVABLES

 ABSTRACT

This study aims to know different indirect distribution channels and direct distribution in PT Sinta Prima Feedmill sumatera region, the view profit-making, and accounts receivable. This research descriptive method was case study approach. Research were taken from secondary data is distribution performance of indirect and direct distribution capabilities drawn from product sales, the results obtained from the sale of products, and marketing facilities in every month for 3 years. Testing the hypothesis in this study using non parametric statistical analysis tools. Hypothesis testing using analytical tools t-test of independent samples. The results showed no significant difference between the distribution of indirect sales and distribution of direct sales, profits, and accounts receivable PT Sinta Prima Feedmill Sumatera region. Sprott advice on PT Sumatera Prima Feedmill should continue to increase indirect distribution channels in the region of Sumatra, particularly the indirect distribution channel profits are low in Sumatra, so the company can continue to increase profits and grow, and the company can grow and more advanced.

Key Word: Indirect Distribution, Direct Distribution, Sales, Benefits, Accounts

RINGKASAN

ANALISIS PERBEDAAN PENGGUNAAN SALURAN DISTRIBUSI LANGSUNG DAN  TIDAK  LANGSUNG  PADA  PT  SINTA  PRIMA  FEEDMILL WILAYAH PEMASARAN SUMATERA DITINJAU DARI ASPEK PENJUALAN, KEUNTUNGAN DAN PIUTANG

Strategi distribusi yang merupakan salah satu elemen penting dalam bauran pemasaran, yang memiliki peranan dalam mencapai tujuan perusahaan di bidang pemasaran, yaitu menyampaikan produk perusahaan ke tangan konsumen pada waktu yang tepat. Dengan kondisi dan iklim perdagangan yang yang ada PT Sinta Prima Feedmill harus terus bisa menjual produknya sampai ke tangan konsumen dengan melalui dua sistem distribusi yang digunakan. Permasalahan yang muncul saat ini adalah dengan tingkat biaya distribusi tinggi, besaran nilai hutang yang diberikan ke pelanggan sebagai acuan untuk bisa mendapatkan keuntungan penjualan perusahaan melalui besarnya volume penjualan produk. Evaluasi terhadap kinerja strategi distribusi perlu dilakukan untuk mendapatkan efektifitas saluran distribusi yang digunakan, sehingga perusahaan dapat mencapai sasaran perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiuji beda saluran distribusi tidak langsung dan distribusi langsung pada PT Sinta Prima Feedmill untuk wilayah Sumatera dilihat dari penjualan, kuntungan, dan piutang.

Metode penelitian deskriptif  pendekatan studi kasus. Data penelitian diambil dari data sekunder yaitu data kinerja distribusi tidak langsung dan distribusi langsung yang diambil dari kemampuan penjualan produk (penjualan), hasil yang diperoleh dari penjualan produk (kuntungan), dan fasilitas pemasaran (piutang) dalam setiap bulan selama 3 tahun. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan alat analisis statistik nonparametrik. Pengujian hipotesis menggunakan alat analisis independent sampel T-test.

Hasil penelitian menunjukkannilai mean distribusi tidak langsung penjualan yaitu sebesar 2.92 dan nilai mean kinerja distribusi langsung penjualan yaitu sebesar 1.08.Hasil perhitungan menggunakan independent sample T-test menunjukkan bahwa nilai probabilitas signifikan 0,214> α 0,05. Dari hasil analisis data terhadap pengujian hipotesis ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara distribusi tidak langsung penjualan dan distribusi langsung penjualan pada PT Sinta Prima Feedmill untuk wilayah Sumatera. Ini menunjukkan bahwa ditribusi tidak langsung penjualan lebih baik dari distribusi langsung penjualan. Hal ini dikarenakan distribusi tidak melakukan pemasaran yang luas dan merata di setiap daerah. Selain itu volume penjualan tidak langsung lebih tinggi bila dibandingkan dengan penjualan langsung. Beberapa factor penentu yaitu dengan adanya distributor maka keperluan financial konsumen bisa dikafer langsung oleh distributor sehingga terjalin efektifitas hubungan jual beli langsung dengan konsumen, sehingga tercipta efisiensi superior dalam penyediaan barang, pelayanan dan penyebaran  produk ke pasar sasarannya. Kemudian pada penjualan langsung akan terkendala oleh kurangnya hubungan dan komunikasi langsung dari phak produsen (perusahaan) dengan konsumen, selain itu terkadang menimbulkan konflik pemasaran di tingkat konsumen antara penjualan langsung dengan penjualan tidak langsung.

Hasil penelitian menunjukkan nilai mean distribusi tidak langsung keuntungan yaitu sebesar 28.5044 dan nilai mean kinerja distribusi langsung keuntungan yaitu sebesar 7.12442. Hasil perhitungan menggunakan independent sample T-test menunjukkan bahwa nilai probabilitas signifikan 0,035> α 0,05. Dari hasil analisis data terhadap pengujian hipotesis ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara distribusi tidak langsung keuntungan dan distribusi langsung keuntungan pada PT Sinta Prima Feedmill untuk wilayah Sumatera. Hal ini dikarenakan harga produk sama baik dari distribusi langsung dan tidak langsung, namun biaya distribusi langsung lebih tinggi. Selain itu harga penjualan yang ditentukan oleh perusahaan PT Sinta Prima Feedmill adalah prinsipnya sama dari dua sistem distribusi yang dilakukan, dimana pada sistem distribusi langsung penentuan harga produk adalah harga loko gudang pabrik ditambah dengan biaya expedisi angkutan sampai ke gudang konsumen, sedangkan pada penentuan harga produk pada sistem distribusi tidak langsung, yaitu harga loko gudang pabrik dan biaya distribusi (expedisi angkutan) ditanggung oleh pihak distributor. Dengan demikian nilai keuntungan dari kedua saluran distribusi adalah sama. Dan untuk total nilai keuntungan yang lebih besar dari slah satu sistem distribusi pemasaran, adalah karena dipengaruhi oleh jumlah volume penjualan yang lebih tinggi dari sistem distribusi itu sendiri.

Hasil penelitian menunjukkan nilai mean distribusi tidak langsung piutang yaitu sebesar 1.5646 dan nilai mean kinerja distribusi langsung piutang yaitu sebesar 2.3404. Hasil perhitungan menggunakan independent sample T-test menunjukkan bahwa nilai probabilitas signifikan 0,150> α 0,05. Dari hasil analisis data terhadap pengujian hipotesis ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara  distribusi tidak langsung piutang dan distribusi langsung piutang pada PT Sinta Prima Feedmill untuk wilayah Sumatera. Ini menunjukkan bahwa kinerja ditribusi tidak langsung piutang lebih baik dari kinerja distribusi langsung piutang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ditribusi tidak langsung penjualan lebih baik dari kinerja distribusi langsung penjualan,  kinerja distribusi langsung keuntungan lebih baik dari kinerja distribusi tidak langsung keuntungan, dan kinerja ditribusi tidak langsung piutang lebih baik dari kinerja distribusi langsung piutang. Oleh karena itu hendaknya terus meningkatkan saluran distribusi tidak langsung khususnya saluran distribusi tidak langsung keuntunganyang masih rendah di wilayah Sumatra, sehingga keuntungan perusahaan dapat terus meningkat dan bertambah dan perusahaan dapat berkembang dan lebih maju dengan melakukan promosi kepada masyarakat dan meningkatkan target penjualan lebih besar dari tahun sebelumnya. Selain itu juga dapat menambah tenaga pemasaran agar dapat mengembangkan atau menjangkau daerah-daerah yang memiliki pekerjaan sebagai peternak ikan, untuk menditribusikan pakan ikan ikan PT PT Sinta Prima Feedmill untuk wilayah Sumatera.

Saran pada PT Sinta Prima Feedmill hendaknya terus meningkatkan kinerja saluran distribusi tidak langsung di wilayah Sumatra, khususnya saluran distribusi tidak langsung keuntunganyang masih rendah di wilayah Sumatra, sehingga keuntungan perusahaan dapat terus meningkat dan bertambah dan perusahaan dapat berkembang dan lebih maju. Selain itu hendaknya dapat meningkatkan juga distribusi langsung penjualan dan piutang, sehingga keuntungan perusahaan akan meningkat. Jika kinerja saluran distribusi tidak langsung dan distribusi langsung terus ditingkatkan, maka keuntungan akan terus bertambah dan berlipat ganda, dimana penghasilan perusahaan diperoleh dari kedua saluran distribusi tersebut.

 Kata Kunci: Distribusi Tidak Langsung, Distribusi Langsung, Penjualan, Keuntungan, Piutang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.