False Emergency

Mau Belajar Bikin Tesis, Skripsi dan Karya Tulis sendiri.
Kunjungi Chanel Youtube Saya LuMaLila Research
Jangan Lupa Like and Subscribe

False Emergency adalah pasien yang tidak dalam keadaan gawat dan darurat yang berkunjung ke IGD untuk mendapatkan pelayanan pengobatan (Oktami, 2013). False Emergency adalah pasien yang tidak memerlukan pemeriksaan dan perawatan segera, dapat menunggu sesuai antrian sambil tetap dilakukan observasi longgar oleh petugas (Saanin, 2011).

Faktor Pencetus False Emergency

Banyak faktor yang berperan sebagai penyebab makin meningkatnya angka kunjungan penderita ke UGD. Selain karena perbedaan pengertian keadaan gawat darurat , juga kerana factor-faktor sebagai berkut: (Oktami, 2013).

  1. Tidak tersedianya berbagai sarana kesehatan lain yang setiap saat dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pelayanan rawat jalan, terutama pada hari-hari libur.
  2. Makin banyak penderita yang menghemat, tidak berkunjung dulu ke dokter atau ke klinik, karena menurut penilaian mereka dokter atau klinik juga nantinya akan merujuk mereka. Makin banyak dokter yang lebih senang merujuk penderita ke UGD dari pada melakukan tindakan medis di tempat praktek pribadi.
  1. Pengaruh kebijakan asuransi kesehatan, yang hanya menanggung biaya perawatan rawat jalan apabila diselenggarakan oleh UGD.

Penyelesaian Masalah False Emergency

Untuk mengatasi berbagai masalah pelayanan gawat daurat ada beberapa upaya penyelesaian yang dapat dilaksanakan. Upaya-upaya yang dimaksud antara lain: (Oktami, 2013).

  1. Meningkatnya pendidikan kesehatan masyarakat, sehingga di satu pohak pemahaman masyarakat tentang pelayanan gawat darurat dapat ditingkatkan, di pihak lain kemampuan masyarakat dalam meanggulangi maalah-masalah kesehatan sederhana dapat ditingkatkan.
  2. Menambah jumlah sarana kesehatan yang bertangguang jawab menyelenggarakan pelayanan rawat jalan, termasuk pelayanan pertolongan pertama
  3. Menggalakkan program asuransi kesehata, terutama yang menganut sisten pembayaran pra-upaya (pre-payment system).

Diterbitkan oleh Hadi Saputra, SKM., M.Si.

Hadi Saputra, SKM, M.Si anak dari Alm Subhan Rubama dan Azizah mempunyai seorang istri bernama Harpi Nusanti, SKM dan Empat orang anak perempuan yang bernama Lubna Afiyah, Mazaya Afifah, Alilah Afiqah, dan Alayyah Afinah Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik S2 Ilmu Administrasi Universitas Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: