Pengetahuan

Pengetahuan adalah hasil dari tahu dan ini terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan terfhadap suatu objek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indera manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa, raba. Sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh mata dan telinga(notoatmodjo,S, 2006).

Pengetahuan adalah apa yang diketahui oleh manusia atau hasil pekerjaan manusia menjadi tahu. Pengetahuan itu merupakan milik atau isi pikiran manusia yang merupakan hasil dari proses usaha manusia untuk tahu (Nasrhullah, A, 2009).

Pengetahuan adalah sesuatu yang diketahui berkaitan dengan proses pembelajaran. Proses belajar ini dipengaruhi berbagai faktor dari dalam seperti motivasi dan faktor luar berupa sarana informasi yang tersedia serta keadaan sosial budaya (Notoatmodjo, S 2006).

Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan merupakan sesuatu yang diketahui seseorang dari penglihatan dam telinga, dimana seseorang mendapatkan pengetahuan dari apa yang mereka lihat dan apa yang mereka dengar sehingga mereka memiliki suatu pemikiran dan mendapatkan informasi.

Tingkatan Pengetahuan

Pengetahuan mempunyai 6 tingkatan (notoatmodjo,S, 2006):

1. Tahu (Know)

Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang telah dipelajari sebelumnya, termasuk kedalam pengetahuan tingkat ini adalah mengingat kembali (recall) terhadap suatu yang spesifik dari seluruh bahan yang dipelajari atau rangsangan yang diterima.

2. Memahami (Comprehension)

Memahami diartikan sebagai suatu kemampuan untuk menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan dapat menginterprestasikan materi tersebut secara benar.

3. Aplikasi (Aplication)

Aplikasi adalah suatu kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari pada suatu situasi atau kondisi rill (sebenarnya).

4. Analisa (Analysis)

Analisis adalah suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek ke dalam komponen-komponen, tetapi masih didalam suatu struktur organisasi dan masih ada kaitannya satu sama lain.

5. Sintesis (Syntesis)

Sintesis menunjukkan kepada suatu kemampuan untuk meletakkan atau menghubungkan bagian-bagian dalam suatu bentuk keseluruhan yang baru, atau dengan kata lain sintesis adalah suatu kemampuan untuk menyusun formulasi baru dari formulasi-formulasi yang ada.

6. Evaluasi (Evaluation)

Evaluasi ini berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan penilaian (justifikasi) terhadap suatu materi atau objek.

Kriteria Mengukur Pengetahuan

Menurut Arikunto (2006) untuk mengukur pengetahuan kesehatan dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan secara langsung (wawancara) atau melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis atau angket. Indikator pengetahuan kesehatan adalah tingginya pengetahuan responden tentang kesehatan atau besarnya persentase (%) kelompok responden atau masyarakat tentang variabel-variabel atau komponen-komponen kesehatan.

Kriteria pengetahuan menurut Arikunto, S (2006) pengetahuan mempunyai tiga katagori nilai yaitu:

–       Baik, bila responden mampu menjawab dengan benar ≥ 76% pertanyaan.

–       Cukup, bila responden mampu menjawab dengan benar 56% sampai 75% pertanyaan.

–       Kurang,  bila responden mampu menjawab dengan benar ≤ 55% pertanyaan.

Hubungan Pengetahuan Terhadap Perilaku Merokok

Tingkat pengetahuan mempunyai hubungan yang erat kaitannya dengan perilaku terhadap suatu tindakan yang dilakukan. Dengan pengetahuan akan menimbulkan kesadaran seseorang melakukan perilaku yang sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki. Perilaku yang dilakukan akan membawa dampak yang baik bagi orang itu sendiri bukan dari paksaan orang lain. Seseorang yang dimiliki pengetahuan yang di peroleh dari proses belajar baik secara informal maupun formal akan menimbulkan kesadaran dan akan diekspresikan dengan perilaku yang nyata. Dengan pengetahuan yang dimilikinya seseorang mampu mengerti cara, manfaat dan kerugian dari suatu tindakan yang dilakukannya. Seperti pada siswa yang mempunyai pengetahuan tentang merokok akan melakukan perilaku terhadap bahaya dari merokok itu sendiri (Wijayanti, 2009).

Menurut Notoatmodjo, S (2006) Pengetahuan adalah apa yang diketahui oleh seseorang tentang sesuatu hal, baik formal maupun informal, bila seseorang memiliki pengetahuan tentang suatu hal maka akan timbul pemikiran tentang segi positif mengenai hal tersebut, pengetahuan ini berpengaruh terhadap sikap seseorang sesuai dengan pemikirannya, kalau positif akan menimbulkan sikap positif demikian juga sebaliknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.