Produktivitas Kerja

Produktivitas

International Labour Organization dalam Hasibuan (2008)  mengungkapkan bahwa secara lebih sederhana maksud dari produktivitas adalah perbandingan secara ilmu hitung antara jumlah yang dihasilkan dan jumlah setiap sumber yang dipergunakan selama produksi berlangsung. Sumber-sumber tersebut dapat berupa tanah, bahan baku dan bahan pembantu, pabrik, mesin-mesin dan alat-alat, tenaga kerja manusia.

Produktivitas Kerja merupakan perbandingan antara hasil yang dicapai (keluaran) dengan keseluruhan sumber daya (masukan) yang dipergunakan per satuan waktu, definisi kerja ini mengandung cara atau metode pengukuran, walaupun secara teori dapat dilakukan secara tetapi secara praktek sukar dilaksanakan, terutama karena sumber daya masukan yang dipergunakan umumnya terdiri dari banyak macam dan di proporsi yang berbeda (Moekijat, 2002).

Usaha-Usaha Yang Mempengaruhi Produktivitas

Usaha-usaha untuk mempengaruhi produktivitas kerja karyawan yaitu: Bambang, 2009).

  1. Upah yang baik.
  2. Penyediaan lingkungan kerja yang baik.
  3. Pemberian perlindungan dan keamanan dalam bekerja.
  4. Melibatkan karyawan dalam kegiatan-kegiatan organisasi.
  5. Penyediaan peralatan yang memadai.

Pengukuran Produktivitas Kerja

Menurut Simamora (2008) faktor-faktor yang digunakan dalam pengukuran produktivitas kerja meliputi kuantitas kerja; kualitas kerja; dan ketepatan waktu.

  1. Kuantitas kerja adalah merupakan suatu hasil yang dicapai oleh karyawan dalam jumlah tertentu dengan perbandingan standart yang ada atau ditetapkan oleh perusahaan.
  2. Kualitas kerja adalah merupakan suatu standar hasil yang berkaitan dengan mutu dari suatu produk yang dihasilkan oleh karyawan dalam hal ini merupakan suatu kemampuan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya secara teknis dengan perbandingan standart yang ditetapkan oleh perusahaan.
  3. Ketepatan waktu merupakan tingkat suatu aktivitas diselesaikan pada awal waktu yang dinyatakan, dilihat dari sudut koordinasi dengan hasil output serta  emaksimalkan waktu yang tersedia untuk aktivitas lain. Ketepatan waktu diukur dari persepsi karyawan terhadap suatu aktivitas yang diselesaikan diawal waktu sampai menjadi output.

Manfaat dari Penilaian Produktivitas Kerja

  1. Umpan balik pelaksanaan kerja untuk memperbaiki produktivitas kerja karyawan.
  2. Evaluasi produktivitas kerja digunakan untuk penyelesaianpenyelesaian, misalnya : pemberian bonus dan bentuk kompensasi lainnya.
  3. Untuk keputusan-keputusan penetapan, misalnya : promosi, transfer, dan demosi.
  4. Untuk kebutuhan latihan dan pengembangan.
  5. Untuk perencanaan dan pengembangan karier.
  6. Untuk mengetahui penyimpangan-penyimpangan proses staffing.
  7. Untuk mengetahui ketidak-akuratan informal.
  8. Untuk memberikan kesempatan kerja yang adil (Simamora, 2008)

Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas individu tenaga kerja adalah : (Wibowo, 2009).

1) Sikap mental:

a) Motivasi kerja yaitu suatu dorongan kehendak yang mempengaruhi perilaku tenaga kerja, untuk berusaha meningkatkan produktivitas kerja karena adanya keyakinan bahwa peningkatan produktivitas mempunyai manfaat bagi dirinya.

b) Disiplin kerja yaitu sikap atau tingkah laku berupa kepatuhan dan ketaatan secara sadar terhadap aturan yang berlaku dalam lingkungan kerja, karena adanya keyakinan bahwa dengan aturan-aturan itu tujuannya dapat tercapai.

c) Etika kerja adalah seperangkat nilai-nilai atau norma-norma yang diterima sebagai pedoman, pola tingkah laku tenaga kerja. Kalau tenaga kerja mempunyai sikap mental produktif, maka dimungkinkan akan mampu mengarahkan dan mengerahkan kemampuan yang dimilikinya untuk meningkatkan produktivitas

2) Keterampilan, tenaga kerja yang trampil akan lebih mampu bekerja serta akan menggunakan fasilitas kerja dengan baik. Tenaga kerja akan menjadi lebih trampil kalau mempunyai kecakapan dan pengalaman yang cukup,

 3) Lingkungan dan Budaya Kerja, Lingkungan dan budaya kerja yang baik akan mendorong karyawan untuk betah bekerja, meningkatkan rasa tanggung jawab dan meningkatkan kualitas kehidupan kerja sehingga berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.