Faktor-faktor yang berperan dalam penentuan frekuensi tindakan Hemodialisa pada penderita Gagal Ginjal Kronis Di Instalasi Haemodialisa

ABSTRAK
Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah gangguan fungsi renal yang frogresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, menyebabkan uremia. Haemodialisa adalah suatu tindakan pengobatan dengan tujuan mengeluarkan sisa metabolisme sisa metabolisme atau koreksi elektrolit darah serta cairan tubuh melalui proses pertukaran antara bahan yang ada dalam darah dengan bahan yang ada dalam dialisat melewati membrane semipermeabel secara difusi atau ultrafiltrasi dengan frekuensi   2 x perminggu telah menghasilkan nilai kt/v yang mencukupi ( > 1,2 ) sehingga pasien juga merasa lebih nyaman. Penelitian ini dilakukan di instalasi Haemodialisa RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu, objek penelitian adalah pasien yang dilakukan tindakan Haemodialisa dengan frekuensi   2 x 1 minggu dan  1 x 1 minggu dan Jenis penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional, desain penelitian ini dipilih untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan yang dilakukan tindakan Haemodialisa dengan Frekuensi  2 x1 minggu dan 1 x 1 minggu. Jumlah sample 37 orang menggunakan Uji Statistik Chi Square.
Hasil penelitian pada faktor Berat Badan dengan Frekuensi HD diperoleh nilai Exact. Sig = 0,544 > α = 0,05 dan Umur diperoleh nilai Exact. Sig = 1,000 > α = 0,05 dengan demikian Berat Badan dan umur tidak terdapat hubungan yang signifikan. Faktor Ureum diperoleh nilai Exact. Sig = 0,013 < α = 0,05 dan kreatinin diperoleh nilai Exact. Sig = 0,005 < α = 0,05 dengan demikian faktor Ureum dan kreatinin terdapat hubungan yang signifikan dengan frekuensi Haemodialisa serta kekuatan hubungan tinggi dan Hasil uji Odd Ratio didapat nilai = 66, yang artinya bahwa pasien dengan ureum yang tidak normal mempunyai kemungkinan frekuensi Haemodialisa 2 kali perminggu sebesar 66 kali lipat dibandingkan dengan pasien dengan ureum normal. Untuk meningkat pelayanan diharapkan lebih meningkatkan kerjasama antara dokter dan perawat dalam penanganan pasien GGK yang menjalani tindakan Haemodialisis harus sesuai dengan frekuensi yang dibutuhkan oleh pasien yang dinilai dari hasil laboratorium yaitu Ureum dan Kreatinin .
ABSTRACT
Factors which play a part in determination of Hemodialisa action frequency at patient Fail Chronic Kidney In Installation Haemodialisa 
Fail Chronic Kidney (GGK) is renal function trouble is irreversible and frogresif where ability of body fail to maintain dilution balance and metabolism and electrolyte, causing uremia. Haemodialisa is a medication action with a purpose to release the rest of metabolism of is rest of blood electrolyte correction or metabolism and also body dilution through transfer process between existing materials in blood with existing materials in dialisat pass semipermeable membrane diffusionly ultrafiltrasi or with frequency twice a week have conglution kt value / enough v (> 1,2 ) that patient also feel is comfort. This research is conducted in installation haemodialisa RSUD dr M. Yunus Bengkulu, research object is patient by action  Haemodialisa with frequency twice a week and once a week and this Type research use Cross Sectional method, this research design is selected to know coresponding factors which conducted action by Haemodialisa with Frequency twice a week and once a week. Amount of sample 37 people use Statistical Test of Chi Square.
Result of research at body heavyweight factor with Frequency HD obtained by Exact value. Sig = 0,544 = 0,05 and Age obtained by Exact value. Sig = 1,000 > a = 0,05 thereby heavyweight Body and age there aren’t relation which is significant. Factor Ureum obtained by Exact value. Sig = 0,013 < a = 0,05 and creatinin obtained by Exact value. Sig = 0,005 = 0,05 thereby Ureum factor and creatinin there are relation which is significant with Haemodialisa frequency and also strength of high relation and Result of Odd Ratio test got by value = 66, which meaning that patient with ureum which below have possibility of Haemodialisa frequency twice a week equal to 66 timesfold to be compared to patient with normal ureum. To increase service expected is improving of cooperation between nurse and docter in GGK patient handling Haemodialisis action have to as according to required frequency patient by assessed from result of laboratory that is Ureum and creatinin .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.