Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penyakit Pada Atrtritis Rhemotoid Dilihat Dari Karakteristik Lansia Di Puskesmas

 ABSTRACT

Overview of Knowledge Level About Disease in Rhemotoid Atrtritis Seen From Elderly Characteristics 
Basuki Rahmat Data Health Center in 2011 the number of patients with Rheumatoid Arthritis in the amount of 1,230 people and in 2012 as many as 889 people. This number indicates that patients in the Rheumatoid Arthritis Health Center Basuki Rahmat first occupied the highest amount, if compared with other health centers in the city of Bengkulu. This study aims to overview Knowledgeable about the disease Atrtritis seen from the characteristics of age, gender, education and employment in the health center in 2013 Basuki Rahmat.
This research uses a descriptive method. The population in this study were all patients with rheumatoid arthritis in PHC Basuki Rahmat In 2012 from January to December 2012, amounting to 889 people. Sample of 90 elderly people with Rheumatoid Arthritis are. The sampling technique used was accidental sampling. Data analysis in this study in the univariate analysis of the variables that will be used later shown to the frequency distribution of each variable.
The results showed that almost all respondents 75 (83.3%) by age 60 to 74 years, most of the respondents 54 (60.0%) male sex, the majority of respondents 73 (81.1%) were educated, and the majority 55 of the respondents (61.1%) worked as a civil servant as well as most of the respondents 52 (57.8%) poor knowledge.
Suggestions research is expected to provide input to improve the quality of service to patients attending health centers especially in Basuki Rahmat, so the quality of health center services can be improved.
Keywords: Knowledge Level, Age, Gender, Education, Employment
 ABSTRAK
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penyakit Pada Atrtritis Rhemotoid Dilihat Dari Karakteristik Lansia Di Puskesmas 
Data Puskesmas Basuki Rahmad pada tahun 2011 jumlah penderita Artritis Reumatoid yaitu sebesar 1.230 penderita dan tahun 2012 sebanyak 889 penderita. Jumlah ini menunjukkan bahwa penderita Artritis Reumatoid di Puskesmas Basuki Rahmad menduduki jumlah tertingi pertama, jika bandingkan dengan Puskesmas lainnya yang ada di kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk Diketahuinya gambaran tentang penyakit pada Atrtritis dilihat dari karakteristik usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan di Puskesmas Basuki Rahmad Tahun 2013.
Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  penderita artritis reumatoid di Puskesmas Basuki Rahmad Tahun 2012 dari bulan Januari s.d  Desember  2012 yang berjumlah 889 orang. Sampel sebesar 90 lansia dengan Artritis Reumatoid yang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Analisis Data dalam penelitian ini di analisis secara univariat yaitu seluruh variabel yang akan digunakan kemudian ditampilkan ke dalam distribusi frekuensi dari masing-masing variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden 75 (83.3%) dengan Usia 60 sampai 74 tahun, sebagian besar responden 54 (60,0%) berjenis kelamin laki-laki, sebagian besar responden 73 (81,1%)  berpendidikan sedang, dan sebagian besar responden 55 (61,1%) bekerja sebagai PNS serta  sebagian besar responden 52 (57.8%) pengetahuan buruk.
Saran penelitian diharapkan dapat dijadikan masukan dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien yang berkunjung khususnya di Puskesmas Basuki Rahmad, sehingga mutu pelayanan Puskesmas dapat lebih meningkat.

Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Usia, Jenis Kelamin, Pendidikan, Pekerjaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.