Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dengan Kejadian Ikterus Neonatorum di Ruang Kebidanan

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara BBLR dengan kejadian ikterus neonatorum di ruang kebidanan RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian ini adalah bayi yang dilahirkan di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu periode Januari 2007-Desember 2007 yang berjumlah 2557 dengan teknik proporsional random sampling. Banyak sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 108 orang dengan teknik pengumpulan data dan menggunakan check list. Hasil penelitian, dari 108 orang sampel terdapat 91,7% yang mengalami BBLR dan 8,3% tidak BBLR dan juga 18,5% ikterus, 81,5% tidak ikterus. Ada hubungan yang signifikan antara BBLR dengan kejadian ikterus neonatorum dengan kategori hubungan lemah karena nilai C = 0,276 jauh dengan nilai Cmax = 0,707.

Diterbitkan oleh Hadi Saputra, SKM., M.Si.

Hadi Saputra, SKM, M.Si anak dari Alm Subhan Rubama dan Azizah mempunyai seorang istri bernama Harpi Nusanti, SKM dan Empat orang anak perempuan yang bernama Lubna Afiyah, Mazaya Afifah, Alilah Afiqah, dan Alayyah Afinah Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik S2 Ilmu Administrasi Universitas Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: