Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Vitamin A Dengan Pemberian Vitamin A Dosis Tinggi Pada Balita Di Wilayah Puskesmas

ABASTRAK
Hasil survei selama 2 hari dengan melakukan wawancara kepada 10 (sepuluh) orang ibu-ibu yang mempunyai bayi yang berkunjung ke Puskesmas Kandang sebanyak 3 (tiga) orang mendapat Vitamin A dan sebanyak 7 (tujuh) orang tidak mendapat Vitamin A, dilihat pengetahuannya sebanyak 7 (tujuh) orang ibu dengan pengetahuan kurang karena ibu tidak tahu tujuan, manfaat, dampak kekurangan Vitamin A dan sebanyak 3 (tiga) orang ibu dengan pengetahuan baik karena ibu tahu tujuan, manfaat, dampak kekurangan Vitamin A. Penelitian ini  bertujuan untuk Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan keteraturan pemberian Vitamin A dosis tinggi pada balita di wilayah Puskesmas Kandang Kota Bengkulu tahun 2010.
Jenis penelitian adalah analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai anak balita berusia 6-59 bulan di Wilayah Puskesmas Kandang dari bulan Februari-Juni Tahun 2010 yang berjumlah 512 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Analisis data dilakukan secara bertahap, yaitu analisis univariat Digunakan untuk memperoleh gambaran distribusi frekuensi tingkat pengetahuan ibu serta pemberian Vitamin A dan analisa bivariat digunakan untuk melihat hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian Vitamin A dosis tinggi pada balita menggunakan uji statistik chi square.
Hasil penelitian dari 51 responden menunjukkan bahwa sebanyak 21 (41.2%) Ibu memiliki pengetahuan rendah dan sebanyak 30 (58.8%) ibu yang memiliki pengetahuan tinggi, dan  sebanyak 25 (49.0%) Ibu tidak memberikan Vitamin A Dosis Tinggi  dan sebanyak 26 (51.0%) ibu memberikan Vitamin Dosis Tinggi serta ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan ibu dengan dengan pemberian Viatamin A Dosis Tinggi. Bagi Puskesmas Kandang dan petugas KIA untuk lebih meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat terutama agar pelayanan kepada masyarakat khususnya ibu yang mempunyai Balita dapat meningkat dan lebih baik dari sebelumnya. Selain itu dalam melaksanakan program jemput sehat, petugas hendaknya dapat mendatangi ibu balita yang anaknya tidak mendapatkan Vitamin A dosis tinggi.

Kata Kunci: Pengetahuan, Vitamin A

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.