HUBUNGAN USIA DENGAN KEJADIAN BENIGNA PROSTAT HIPERPLASIA (BPH)

ABSTRAK

By. Fera Meisasari

Renigna Prostat Hiperplasia (BPH) adalah pembesaran prostat yang timbul seiring dengan bertambahnya usia, yang diderita oleh pria yang berumur di atas 40 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dengan kejadian Benigna Prostat Hiperplasia (BPH).

Penelitian dilakukan di Ruang Seruni (B2) RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu mulai dari tanggal 11 Juli 2008 sampai dengan 16 Juli 2008 dengan responden sebanyak 127 orang. Desain penelitian ini adalah  Cross Sectional dengan sampel dipilih secara Total sampling. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara melihat buku register dan menggunakan  uji Chi-Square, dianalisa dengan cara univariat dan bivariat.

Hasil penelitian univariat didapatkan usia ≥ 40 tahun berjumlah 95 orang (74,8%) dan kejadian BPH berjumlah 73 orang (57,5%). Dari analisis uji Chi-Square diperoleh nilai x² hitung 43,179 dengan nilai hitung ρ = 0,000 sedangkan nilai x² tabel df = 1 adalah 3,841 maka dapat disimpulkan bahwa x² hitung > x² table dengan nilai ρ < α = 0,05 maka hasil uji hipotesisnya adalah Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti ada hubungan usia dengan kejadian BPH.

Diharapkan kepada responden untuk lebih meningkatkan dalam therapy pengobatan, agar tidak berdampak menjadi penyakit yang lebih ganas lagi. Dan untuk lebih meningkatkan pengetahuan/informasi tentang penyakit, prognosis dan kebutuhan pengobatan.

Kata Kunci  : Usia, Kejadian BPH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.