HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA DI PUSKESMAS

ABSTRAK

Tingginya angka kejadian pneumonia di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran distribusi frekuensi Berat Badan Lahir, kejadian Pneumonia dan mengetahui hubungan Berat Badan Lahir wilayah kerja dengan kejadian Pneumonia pada balita di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu Tahun 2011.
Jenis penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling.Analisis Data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat, untuk mengetahui gambaran distribusi frekuensi Berat Badan Lahir maupun kejadian pneumonia pada balita dan Analisis Bivariat bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel yaitu variabel independent dan variabel dependent dengan menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian  menunjukkan bahwa sebanyak 38 (38.0%) balita berat badan lahir tidak normal, sebanyak 32 (32.0%) balita mengalami pneumonia, dan terdapat hubungan yang signifikan antara Berat Badan Lahir dengan Kejadian Pneumonia  Pada Balita di Sukamerindu Kota Bengkulu Tahun 2011 dengan nilai p=0,0005.
Bagi Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu sebagai masukan bagi unit pelayanan kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya memberikan pelayanan pada balita pnemonia.

Kata Kunci: Berat Badan Lahir, Pnemonia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.