HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS

ABSTRAK
Tingginya prevalensi gizi kurang pada balita berhubungan dengan masih tingginya bayi lahir berat badan rendah. Pevalensi BBLR berkisar antara (2-17%)  pada periode 1990-2000. Survey 2 hari di Puskesmas dari balita ditemukan 2 orang balita gizi buruk dan 2 orang gizi kurang, sedangkan dari 4 orang balita tersebut sebanyak 1 orang dengan riwayat BBLR dan 3 orang dengan riwayat berat badan lahir normal. Tujuan Penelitian melihat hubungan BBL dengan Status Gizi Balita.
Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita yang berumur 1-5 tahun  pada bulan Januari sampai dengan Desember Tahun 2008 yang berjumlah 3.131 balita. Pengambilan sampel dalam penelitian dengan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel yang didapat sebesar 97 orang.
Hasil penelitian menunjukkan uji statistik chi-square didapat nilai X2=31.54 dengan p=0.00<0,05 ada hubungan yang bermakna antara BBL dengan status gizi balita. Hasil estimasi resiko didapat nilai 41.50 yang berarti BBLR mempunyai kemungkinan mengalami Status Gizi Buruk 41.50 kali lipat dibandingkan dengan yang BBLN. Ada hubungan yang bermakna antara BBL dengan status gizi balita di Puskesmas Basuki Rahmad Kota Bengkulu
Kata Kunci: BBLR, Status Gizi Balita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.