STUDI DESKRIPTIF TENTANG IMPLEMENTASI TUGAS POKOK DAN FUNGSI PEGAWAI SEKRETARIAT BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN

ESCRIPTIVE STUDY ON THE IMPLEMENTATION OF DUTIES AND FUNCTIONS OF SECRETARIAT EMPLOYEES DEVELOPMENT PLANNING AGENCY REGIONAL DISTRICT KEPAHIANG
ABSTRACT
            The aim of this research is to describe and analyze the implementation of the duties and functions of the Secretariat Employees in District Development Planning Agency Kepahiang. The methode of is a qualitative research. The population in this study were all employees Development Planning Agency Regional Secretariat District Kepahiang 20 people consisting of 1 secretaris, 3 Kasubbid and 16 Secretariat staff. Analysis of the data in this study is an analysis deskriftip. The results showed that the implementation of the Auth Sub Sector Development Program, Documentation and Information, Auth implementation of the Finance Division, and the implementation of Auth on General Affairs and Personnel Sub well. To research suggestions Development Planning Agency Regional Secretariat District Kepahiang is expected to maintain and further improve the implementation Auth Sub Sector Development Program, Documentation and Information, Sub Division, Sub Division and the Public and Civil Service was good, so the implementation of employee performance can obtain maximum results.
Keywords: Implementation, Main Duties and Functions
RINGKASAN
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kepahiang yang mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah di bidang perencanaan pembangunan daerah, dalam mewujudkan tugas pokoknya tersebut maka dibutuhkan pegawai yang mampu guna mewujudkan tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Pegawai di Sekretariat Badan Perencanaan Pembangunan  Daerah Kabupaten Kepahiang. 
Tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) adalah sasaran utama atau pekerjaan yang dibebankan kepada organisasi untuk dicapai dan dilakukan. Dengan demikian, aparatur yang berwawasan tupoksi seyogyanya adalah Pegawai negeri sipil yang melakukan pekerjaan yang dibebankan organisasi untuk mencapai tujuan organisasi tersebut. Dalam kaitan ini, seorang aparatur harus benar-benar melaksanakan tugas pokok yang diamanahkan dengan konsep yang terarah serta konsentrasi yang tinggi. Tugas pokok dan fungsi Bappeda sesuai dengan UU No 25 Tahun 2004, dalam mendukung terwujudnya tujuan dan sistem perencanaan pembangunan nasional antara lain mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan;  menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar daerah, antar ruang, antar waktu, antar fungsi pemerintah maupun antara pusat dan daerah; menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan; mengoptimalkan partisipasi masyarakat, dan menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Implementasi diartikan dengan penerapan atau pelaksanaan, penerapan merupakan kemampuan menggunakan materi yang dipelajari kedalam situasi konkret atau nyata (Riana, 2001). Wildavsky (1983) juga mengemukakan bahwa Implementasi adalah perluasan aktivitas yang saling menyesuaikan. Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah salah satu jenis KePegawaian Negeri di samping Anggota TNI dan Anggota Polri (UU No.43 Tahun 1999). Pengertian Pegawai Negeri adalah warga negara RI yang telah memenuhi syarat yang ditentukan, diangkat oleh pejabat yang berwenang dan diserahi tugas dalam  suatu  jabatan negeri, atau diserahi tugas negara lainnya, dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yang dikembangkan berdasarkan paradigma yang memandang realitas sosial sebagai suatu yang holistik/utuh, komplek, dinamis, dan penuh makna disebut juga dengan paradigmapostpositivisme. Penelitian kualitatif sering disebut penelitian naturalistic karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah (natural setting). Penelitian kualitatif pada hakekatnya ialah mengamati orang dan lingkungan hidupnya, berinteraksi dengan mereka, berusaha memahami bahasa dan tafsiran mereka tentang dunia sekitarnya (Nasution dalam Sugiono, 2008). Penelitian ini mengamati orang, yaitu Pegawai Sekretariat Bappeda Kabupaten Kepahiang dengan berbagai latar belakang. Metode penelitian ini digunakan karena ingin menemukan deskripsi yang mendalam terkait dengan pemahaman Pegawai Sekretariat Bappeda Kabupaten Kepahiang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pegawai  Sekretariat Bappeda Kabupaten Kepahiang yang berjumlah 20 orang yang terdiri dari 1 orang Sekretaris Bappeda, 3 orang Kasubbid Sekretariat Bappeda dan 16 orang Sampling digunakan jika populasi yang akan diteliti adalah jumlah besar. Sedangkan sensus adalah seluruh elemen (responden) dari seluruh populasi diteliti satu persatu. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensus, dimana seluruh anggota populasi menjadi unit analisis. Analisis deskriptif untuk mengambarkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi  pegawai Sekretariat Bappeda Kabupaten Kepahiang. Fungsi analisis ini adalah menyederhanakan atau meringkas kumpulan data hasil pengukuran sedemikian rupa sehingga kumpulan data tersebut berubah menjadi informasi yang berguna dengan metode analisis univariat secara tabulasi dan grafik. Dalam penelitian ini, sampel sumber data dipilih, dan mengutamakan perpektif emic, artinya memproleh data “bukan sebagai mana seharusnya”, bukan berdasarkan apa yang dipikirkan peneliti, tetapi berdasarkan sebagaimana adanya yang terjadi di lapangan, yang dialami, yang dirasakan, dan dipikirkan oleh sumber data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Tupoksi pada Sub Bidang Penyusunan Program, Dokumentasi  dan  Informasi sekretariat Bapedda Kabupaten Kepahiang di dapat angka rata-rata jawaban dari responden adalah 3,57 (baik).  Sedangkan hasil wawancara yang telah dilakukan pelaksanaan Tupoksi pada Sub Bidang Penyusunan Program, Dokumentasi  dan  Informasi sekretariat Bapedda Kabupaten Kepahiang sudah berjalan secara optimal dan pelaksanaan Tupoksi pada Sub Bidang Keuangan sekretariat Bapedda Kabupaten Kepahiang di dapat angka rata-rata jawaban dari responden adalah 3,5 (baik). Sedangkan hasil wawancara yang telah dilakukan pelaksanaan Tupoksi pada Sub Bidang Keuangan sekretariat Bapedda Kabupaten Kepahiang sudah berjalan secara optimal, dan pelaksanaan Tupoksi pada Sub Bidang Umum dan Kepegawaian sekretariat Bapedda Kabupaten Kepahiang di dapat angka rata-rata jawaban dari responden adalah 3,48 (baik).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Tupoksi pada Sub Bidang Penyusunan Program, Dokumentasi  dan  Informasipelaksanaan Tupoksi pada Sub Bidang Keuangan, dan pelaksanaan Tupoksi pada Sub Bidang Umum dan KePegawaian baik. Kepada sekretariat Bappeda Kabupaten Kepahiang diharapkan dapat lebih meningkatkan pelaksanaan Tupoksi pada Sub Bidang Penyusunan Program, Dokumentasi  dan  Informasi, Sub Bidang, dan Sub Bidang Umum dan KePegawaian terutama menyiapkan bahan rencana kegiatan yang akan dilakukan, menyusun rencana belanja yang dibutuhkan, dan melakukan penyelenggaraan adminitrasi umum, sehingga pelaksanaan kinerja Pegawai dapat memperoleh hasil yang maksimal.

Kata Kunci: Implementasi Tugas Pokok Dan Fungsi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.