ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENINGKATAN PRODUKSI PADI SAWAH PADI SAWAH DI KECAMATAN

ANALYSIS OF FACTORS AFFECTING INCOME LEVEL RICE FARMERS DISTRICT IN SOUTHERN DISTRICT 
ABSTRACT


Effort towards the improvement of the welfare of the farmers will be made operational through empowerment counseling , mentoring , business assurance , grain price protection , protection and promotion policies . Some of these efforts are relatively very necessary but a limiting factor as mentioned earlier should receive careful attention to the local level . This is understandable given that most farmers in Indonesia for rice farmers still considered subsystems in terms of consumers all play a role as producer of rice . Thus, the amount of rice sold to the market will be highly dependent on household consumption and the surplus rice prices and prices of other goods needed by farmers from other industries . This study specifically aimed to determine the effect of acreage , cropping intensity , varieties grown and the number of products on the income rice farmers in the District Seluma .

This research is research that is explanatory or an explanation is research to prove the closeness hypothesis or research that highlights the relationship with the dependent variable and the independent variables of testing hypotheses that have been formulated previously . Based on secondary data District of South Seluma Yearbook 2009 with the formula above, the number of samples studied were as many as 70 families owning farmers . Area of research / farmer as data retrieval unit is determined in proportion of the number of samples above in each village in the district of South Seluma , ie the percentage of the number of farmers per village each multiply the number of samples in the study . The analysis in this study using multiple linear regression analysis.

The results showed a significant difference between the revenue acreage farmers a significant difference between the income of farmers cropping intensity , a significant difference between the varieties were planted on farmers’ income , and a significant difference between the amount of production to the farmer’s income.
Keywords: Acreage, Cropping Intensity, The Varieties Grown And Total Products, Farmers’ Income
RINGKASAN
Upaya untuk menuju pada peningkatan kesejahteraan petani secara operasional akan dilakukan melalui pemberdayaan penyuluhan, pendampingan, penjaminan usaha, perlindungan harga gabah, kebijakan proteksi dan promosi.  Beberapa upaya tersebut memang relatif sangat diperlukan namun faktor kendala seperti disebutkan terdahulu perlu mendapat perhatian yang cermat hingga ditingkat daerah.  Hal tersebut dapat dimengerti mengingat sebagian besar petani di Indonesia untuk komoditas beras masih tergolong petani subsistem dalam artian berperan sebagai produsen sekalian konsumen beras. Dengan demikian maka jumlah beras yang dijual ke pasar akan sangat bergantung pada surplus konsumsi rumah tangga dan harga beras serta harga barang lainnya yang diperlukan oleh petani dari industri lain. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan garapan, intensitas pertanaman, varitas yang ditanam dan jumlah produk terhadap pendapatan petani padi sawah di Kabupaten Seluma.
Luas lahan garapan adalah luas lahan yang dikelola untuk ditanami padi sawah (Ha). Intensitas Pertanaman (IP) adalah frekuensi penanaman padi sawah pada lahan yang dimiliki oleh petani dalam setahun (kali). Varitas adalah jenis benih padi  sawah yang ditanam petani di Kecamatan Seluma Selatan Kabupaten Seluma (jenis) Produksi adalah jumlah hasil panen (Produk) padi sawah yang dihasilkan oleh petani selama satu tahun (ton). Pendapatan petani padi sawah adalah jumlah penghasilan/penerimaan yang diperoleh dari usaha tani padi sawah selama satu tahun (juta rupiah).
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat eksplanatori atau penelitian penjelasan yaitu penelitian untuk membuktikan keeratan hipotesis atau penelitian yang menyoroti hubungan variabel dependen dengan variabel independen dan pengujian hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya. Berdasarkan data skunder Kecamatan Seluma Selatan Dalam Angka  Tahun 2009 dengan rumus diatas maka jumlah sampel obyek penelitian adalah sebanyak 70 KK petani pemilik. Lokasi penelitian/petani sebagai unit pengambilan data ditentukan secara proporsional dari jumlah sampel diatas pada masingmasing desa di Kecamatan Seluma Selatan, yaitu persentasi jumlah petani per masingmasing Desa di kalikan jumlah sampel penelitianAnalisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara luas lahan garapan terhadap pendapatan petani terdapat pengaruh yang signifikan antara intensitas pertanaman terhadap pendapatan petaniterdapat pengaruh yang signifikan antara varitas yang ditanam terhadap pendapatan petani, dan  terdapat pengaruh yang signifikan antara jumlah produksi terhadap pendapatan petani.
Saran yang dapat disampaikan dari hasil analisis dan temuan pada penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Pengembangan subsektor pertanian sudah saatnya diarahkan pada pembangunan sistem agribisnis yang mengintegrasikan pembangunan pertanian dengan pembangunan industri dan jasa terkait lainnya dalam suatu kluster industri, yang mencakup lima sub sistem, yaitu sub sistem input produksi, usaha tani, pengelolaan hasil, pemasaran, dan sub sistem jasa. Guna menunjang konsep tersebut diatas, perlu kiranya dilakukan kegiatan perencanaan, kajian, dan identifikasi yang mendalam berkaitan dengan potensi, aspirasi serta dukungan dana dari kelembagaan yang ada, 2) Mengingat saat ini kegiatan pembangunan lebih cocok melalui pendekatan kawasan/kewilayahan, maka dalam implementasi strategi perencanaan pengembangan kegiatan subsektor pertanian diharapkan dapat melibatkan seluruh stake holder yang ada sesuai dengan peran masing-masing, 3) Dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan subsektor pertanian, agar dapat lebih berhasil dan berdaya guna sesuai aspirasi dan keinginan petani, maka perlu adanya upaya melibatkan petani mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi yang sekaligus merupakan upaya pemberdayaan petani.

Kata Kunci:  Luas Lahan Garapan, Intensitas Pertanaman, Varitas Yang Ditanam Dan Jumlah Produk, Pendapatan Petani 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.