ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI BINAAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN

ANALYSIS OF THE FINANCIAL PERFORMANCE OF GOVERNMENT-OWNED COOPERATIVES OF LOCAL GOVERNMENT
 OF  REGENCY
SUMMARY

This study aims to determine the Financial Performance of Government-owned Cooperatives of Local Government of Kepahiang Regency based on the ratio of liquidity, solvency, and profitability. This research is a descriptive study. Population and sample in this study amounted to 108 cooperatives that became the government-owned of Local Government of Kepahiang Regency. The samples, 10%, were taken from of the population in order to get sample of 11 government-owned cooperatives. In analyzing the financial data of Government-owned Cooperatives of Local Government of Kepahiang Regency, this study used the method Qualitative and Quantitative Analysis. The result shows that the financial performance of government-owned cooperatives of Local Government of Kepahiang Regency based on the liquidity ratio, current ratio and cash ratio in average were bad, based on the solvency ratio in average showed the ratio of total debt toward total assets was very good and the ratio of long-term debt was excellent, and based on the profitability ratio in average obtained good in investment and low in capital ratio.
Key word: The Financial Performance
RINGKASAN

Koperasi merupakan salah satu bentuk organisasi ekonomi yang sedang mendapatkan perhatian pemerintah. Koperasi merupakan organisasi yang berbadan hukum. Pembangunan koperasi di Indonesia merupakan bagian dari usaha pembangunan nasional secara keseluruhan. Koperasi harus dibangun untuk menciptakan usaha dan pelayanan dalam menciptakan azas kekeluargaan. Usaha koperasi adalah usaha yang sesuai dengan demokrasi ekonomi, karena didalam demokrasi ekonomi terdapat unsur-unsur usaha koperasi. Koperasi disini dalam kaitannya dengan demokrasi ekonomi adalah sebagai organisasi atau lembaga modern yang mempunyai tujuan, sistem pengolahan, tertib organisasi dan mempunyai azas serta sendi-sendi desa (Nasution, 2002:169).
Analisis kinerja koperasi akan memberikan gambaran mengenai kemampuan koperasi dalam menghasilkan sesuatu, prestasi yang dicapai, dan kemampuan manajemen. Analisis Kinerja Koperasi akan memperlihatkan kemampuan kinerja koperasi dalam menghasilkan sesuatu, prestasi yang dicapai, dan kemampuan manajemen koperasi.
Di Kabupaten Kepahiang terdapat 108 koperasi yang menjadi binaan Pemerintah Daerah. Selama ini koperasi Binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang hanya menitikberatkan pada aspek keuangan saja yaitu dengan menggunakan rasio rentabilitas, likuiditas, dan solvabilitas. Dimana koperasi yang ada di Kabupaten kepahiang diharapkan akan mampu mendorong perekonomian masyarakat sehingga kehadiran koperasi mampu menolong masyarakat dari kesulitan ekonomi.
Koperasi Pasar Kepahiang Binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang pada awal tahun mulai beroperasi (pada tahun 1999), pembagian SHU dari tahun ke tahun mengalami kenaikan sampai dengan tahun 2009, permasalahan yang timbul pada binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang ini adalah dilihat dari pembagian SHU yang mengalami naik turun pada kurun waktu 5 tahun, yaitu tahun 2009, 2010 dan 2011 secara berturut-turut sebesar Rp. 2.972.500,- , Rp. 9.973.500.,- dan Rp. 18.163.275,- pada tahun 2010 pembagian SHU mengalami penurunan yang cukup signifikan yang disebabkan karena semakin banyaknya biaya-biaya yang dikeluarkan yang tidak diimbangi dengan pendapatan yang cukup.
Rumusan Masalah dalam penelitian ini bagaimanakah Kinerja Keuangan pada Koperasi Binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang dilihat dari rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas.
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Kinerja Keuangan pada Koperasi Binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang dilihat dari rasio likuiditas,  solvabilitas, dan rentabilitas.
Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu dengan menjelaskan cara mengumpulkan data-data kuantatif yang akurat dan aktual serta berkaitan erat dengan masalah yang akan diteliti. Penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 108 koperasi yang menjadi binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang. Sampel dalam penelitian diambil 10% dari populasi sehingga didapat sampel sebesar 11 koperasi.
Dalam menganalisis data keuangan Koperasi Binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang, digunakan metode analisis Analisa Kualitatif dan Kuantitatif. Analisa kualitatif adalah penganalisaan yang bersifat penjelasan dari hasil data yang telah dianalisa serta merupakan uraian dari hasil penelitian. Uraian diskriftif ini adalah sebagai lanjutan dari analisis kuantitatif serta berperan untuk mendukung dan membahas permasalahan yang tidak dapat kalkulasikan, sehingga hasil penelitian tidak menyimpang dari sasaran yang dikehendaki. Atau dengan kata lain penganalisaan untuk melengkapi analisa kuantitatif dengan memberikan penjelasan-penjelasan secara diskriptif terhadap hasil- hasil yang diperolah dari analisa kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah menggunbakandeskriptif kuantitatif prosentase. Deskriptif merupakan tulisan yang berisi paparan uraian tentang suatu obyek sebagaimana adanya pada waktu tertentu. Kuantitatif merupakan data yang dapat diolah atau diukur. Sedangkan prosentase merupakan data yang digunakan untuk menyajikan analisis mengenai obyek dengan prosentase. Jadi, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis perbandingan antara rasio koperasi dengan standar yang ditentukan oleh kementerian koperasi.
Hasil penelitian menunjukkan kinerja Keuangan pada Koperasi Binaan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepahiang dilihat dari rasio likuiditas dengan rata-rata rasio lancar buruk dan rasio kas rata-rata buruk, dilihat dari rasio solvabilitas dengan rata-rata rasio total hutang terhadap total aktiva sangat baik dan  rasio hutang jangka panjang sangat baik, dan dari rasio rentabilitas dengan rata-rata rasio investasi baikk dan  rasio  modal sendiri kurang baik.
Saran penelitian sebaiknya koperasi di Kabupaten Kepahiang tidak hanya menitikberatkan aktivanya hanya pada piutang saja, karena selain piutang akun kas juga salah satu aktiva yang liquid lebih liquid daripada akaun piutang, sehingga dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya bisa lebih cepat dan senantiasa melakukan analisis rasio-rasio keuangan secara periodik, hal ini dilakukan agar mengetahui sejauhmana kinerja koperasi yang telah dilakukan dan untuk pertimbangan manajemen mengambil keputusan dan kebijakan yang akan diambil di masa akan datang.

Kata Kunci: Kinerja Keuangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.