Analisis Kesiapan Pelaksanaan Pelayanan Informasi Obat (PIO) Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara

ABSTRACT

Drug Information Service (PIO) is a service activity performed by pharmacists to provide information in an accurate, unbiased, and up-to physicians, pharmacists, nurses, other health professionals and patients. Pharmaceutical Services only limited to providing drug information such as dosage of the medicine alone and only performed by assistant pharmacists and patients are getting there and there were no drug information from pharmaceutical officer. Pharmacist only medicines information on certain medicinal drugs. This research aims to know the PIO in the Installation Readiness Implementation Hospitals Pharmacy Police TK.III Bengkulu in 2013.
This study is a qualitative research. 3 people informant resources. Qualitative data analysis is done interactively and continues over time to completion through the stages of data reduction, Data Presentation, and Interesting Conclusion / Verifikasi.Teknik validity of the data in this study using the source and Triangulation Triangulation Technique.

Installation of research results Pharmacy Hospitals kindergarten. III Police Bengkulu ready for Implementation PIO, but still need to make improvements, Lack of Human Resources to address the PIO is enough but existing pharmacy staff should split duties to provide services in pharmacies in inpatient and outpatient care, the lack of specific methods to provide PIO services to patients because it only has Standard Operating Procedures and libraries are still few and media lacking to support services and infrastructure are inadequate, where the lack of CD and in focus to explain to the patient in terms of the use of the drug to give an explanation to patients, but it is also the unavailability of specialized consulting room to give an explanation to the patient as well as the budget provided is not maximized to add or prepare purposes PIO at the pharmacy installation purposes.

Based on the findings of research conducted, it was suggested to add energy pharmacy, library, facilities and infrastructure in the implementation of the PIO is still lacking, to be able to prepare a special consultation room for PIO that the patient is more comfortable in the consultation and to increase the budget for the needs required in readiness implementation of the PIO for services provided to patients can be better.

Keywords: Drug Information Service (PIO), Installation Pharmacy Hospitals

ABSTRAK

Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh apoteker untuk memberikan informasi secara akurat, tidak bias, dan terkini kepada dokter, apoteker, perawat, profesi kesehatan lainnya dan pasien. Pelayanan Kefarmasian hanya sebatas memberikan informasi obat seperti dosis pemakaian obatnya saja dan hanya dilakukan oleh asisten apoteker dan pasien ada yang mendapatkan dan ada yang tidak mendapatkan informasi obat dari petugas farmasi. Petugas farmasi hanya memberikan informasi obat pada obat obat tertentu saja. Penelitian ini bertujuan diketahuinya Kesiapan Pelaksanaan PIO di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara TK.III Polda Bengkulu Tahun 2013.

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber informasi 3 orang informan. Analisis data Kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas melalui tahapan Reduksi Data, Penyajian Data, dan Menarik Kesimpulan/Verifikasi.Teknik keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan Triangulasi sumber dan Triangulasi Teknik.
Hasil penelitian Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara TK. III Polda Bengkulu siap untuk Pelaksanaan PIO, namun masih perlu melakukan perbaikan, Kurangnya Sumber Daya Manusia untuk menangani PIO sudah cukup tetapi tenaga farmasi yang ada harus terbagi tugasnya untuk memberikan pelayanan di Apotik pada pasien rawat inap dan rawat jalan, belum adanya metode khusus untuk memberikan pelayanan PIO kepada pasien karena baru memiliki Standar Operasional Prosedur dan pustaka yang masih sedikit dan media yang kurang untuk mendukung pelayanan, dan sarana dan prasarana yang belum memadai, dimana belum adanya CD dan in focus untuk menjelaskan kepada pasien dalam hal penggunaan obat untuk memberikan penjelasan kepada pasien, selain itu juga belum tersedianya ruangan konsultasi khusus untuk memberikan penjelasan kepada pasien serta anggaran yang disediakan belum maksimal untuk menambah atau mempersiapkan keperluan keperluan PIO di Instalasi Farmasi.

Berdasarkan temuan penelitian yang dilakukan, maka perlu disarankan untuk menambah tenaga kefarmasian, pustaka, sarana dan prasarana dalam Pelaksanaan PIO yang masih kurang, untuk dapat menyiapkan ruangan konsultasi khusus untuk PIO agar pasien lebih nyaman dalam berkonsultasi dan untuk menambah anggaran agar kebutuhan yang diperlukan dalam kesiapan Pelaksanaan PIO agar pelayanan yang diberikan kepada pasien dapat lebih baik.

Kata Kunci: Pelayanan Informasi Obat (PIO), Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.