Motivasi

Istilah motivasi (motivation) berasal dari bahsa latin, yakni movere yang berarti “menggerakkan” (to move). Motivasi mewakili proses-proses psikologikal, yang menyebabkan timbulnya, diarahkannya, terjadinya persistensi kegiatan-kegiatan yang sukarela (voolunter) yang diarahkan ke tujuan tertentu (Mitchell dalam Winardi, 2007:1).

Menurut Winardi (2007) motivasi adalah suatu kekuatan potensial yang ada dalam diri seorang manusia yang dapat dikembangkannya sendiri atau dikembangkan oleh kekuatan luar yang pada intinya berkisar sekitar imbalan moneter dan non moneter yang dapat mempengaruhi hasil kinerjanya secara positif atau secara negatif, hal ini tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi oleh orang yang bersangkutan.

Motivasi adalah suatu kegiatan yang mendorong seorang individu untuk melakukan sesuatu yang diinginkan. Sesuatu yang diiginkan itu mungkin untuk kebaikan individu tersebut atau untuk orang yang memberii dorongan tadi, atau untuk keduanya (Prasetyo, 2006). Robbins (2006) motivasi sebagai suatu proses yang ikut menentukan intensitas arah, dan ketekunan individu dalam usaha mencapai sasaran.

Handoko (2000) motivasi adalah suatu kekuatan potensial yang ada dalam diri seorang manusia yang dapat dikembangkannya sendiri atau dikembangkan oleh kekuatan luar yang pada intinya berkisar sekitar imbalan moneter dan non moneter yang dapat mempengaruhi hasil kinerjanya secara positif atau secara negatif, hal ini tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi oleh orang yang bersangkutan.

Mangkunegara (2000) motivasi adalah suatu kondisi yang berpengaruh untuk membangkitkan, mengarahkan dan memelihara perilaku yang berhubungan dengan lingkungan kerja. Dari beberapa pendapat di atas, maka jelaslah bahwa yang dimaksud dengan motivasi adalah sesuatu yang dapat mendorong berubahnya perilaku seseorang untuk bersemangat dalam bekerja yang dihadapi oleh seseorang tergantung pada situasi  dan kondisi lingkungan kerja.

Azwar (1998) motivasi adalah upaya untuk menimbulkan rangsangan, dorongan ataupun pembangkit tenaga pada seseorang dan ataupun sekelompok masyarakat tersebut untuk mau bekerjasama secara optimal melaksanakan sesuatu yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pendapat Sastrohadiwiryo (2002) motivasi adalah setiap perasaan atau kehendak dan keinginan yang amat mempengaruhi kemauan individu, sehingga individu tersebut didorong untuk berperilaku dan bertindak, pengaruh kekuatan yang menimbulkan perilaku individu, setiap tindakan atau kejadian yang menyebabkan berubahnya perilaku seseorang dan proses dalam yang menentukan gerakan atau tingkah laku individu kepada tujuan.

Komponen dasar motivasi menurut Kindra dkk, (1994) dalam Prasetyo, R (2006) terdiri dari:

  1. Kebutuhan
  2. Dorongan
  3. Ganjaran
  4. Perilaku yang diarahkan pada suatu tujuan.

bagan motivasi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.