Bronkitis kronik

Bronkitis kronik adalah keadaan penderita dengan sekresi lendir ke dalam bronkus yang berlebihan, yang bersifat kronik atau berulang. Kronik didefinisikan sebagai keadaan yang terjadi hampir setiap hari sekurang-kurangnya 3 bulan dalam satu tahun selama paling sedikit 2 tahun berturut-turut. Kelebihan sekresi ini tidak ditimbulkan oleh penyakit-penyakit lain misalnya bronkiektasis atau tuberkulosis. Sekresi lendir yang berlebihan secara empiris dikenal sebagai produksi sputum, baik yang dikeluarkan maupun yang ditelan, serta hampir selalu disertai oleh batuk kronik. Meskipun tidak dinyatakan secara khusus dalam definisi ini, pada umumnya dianut bahwa sekresi lendir yang berlebihan adalah suatu penyebab penting obstruksi arus udara, dan istilah bronkitis kronik dulunya dipakai secara umum untuk menyatakan adanya obstruksi arus udara ekspirasi (FKUI, 1989).

Diterbitkan oleh Hadi Saputra, SKM., M.Si.

Hadi Saputra, SKM, M.Si anak dari Alm Subhan Rubama dan Azizah mempunyai seorang istri bernama Harpi Nusanti, SKM dan Empat orang anak perempuan yang bernama Lubna Afiyah, Mazaya Afifah, Alilah Afiqah, dan Alayyah Afinah Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik S2 Ilmu Administrasi Universitas Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: