Penyakit saluran napas perifer

Berbagai kelainan morfologis telah dikenal pada saluran napas perifer penderita PPOM, termasuk radang pada bronkiolus terminalis, bronkiolus respiratorius, fibrosis pada dinding saluran napas disertai penyempitan, dan metaplasia sel-sel epitel bronkiolus. Distribusi dan derajat perubahan ini amat berbeda di antara tiap-tiap individu. Dari hubungan struktur dan fungsi diperoleh kesan bahwa lesi-lesi ini menunjang terjadinya obstruksi arus udara pada PPOM. Pada orang-orang yang mempunyai risiko timbulnya PPOM (misalnya perokok), perubahan patologis dalam saluran napas perifer tampak mendahului emfisema. Diperoleh kesan bahwa peradangan dan perubahan lain dalam saluran napas perifer mungkin bertanggung jawab untuk kelainan faal paru yang tidak nyata hubungannya dengan perburukan keadaan fisik. Kelainan-kelainan fisiologis dan patologis ini dapat mencerminkan PPOM yang dini (FKUI, 1989).

Diterbitkan oleh Hadi Saputra, SKM., M.Si.

Hadi Saputra, SKM, M.Si anak dari Alm Subhan Rubama dan Azizah mempunyai seorang istri bernama Harpi Nusanti, SKM dan Empat orang anak perempuan yang bernama Lubna Afiyah, Mazaya Afifah, Alilah Afiqah, dan Alayyah Afinah Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik S2 Ilmu Administrasi Universitas Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: