Komunikasi – Comunication

km

Dalam setiap perkantoran atau perusahaan komunikasi memegang peranan penting dalam menunjang kelancaran segala aktivitasnya. Komunikasi berfungsi untuk beberapa tujuan, yaitu untuk pengendalian, motivasi, eksfresi perasaan dan informasi. Komunikasi bisa berupa komunikasi verbal maupun non verbal. Komunikasi nonverbal biasanya dilakukan melalui beberapa cara, seperti ekspresi wajah, gerak tubuh tertentu, intonasi suara, serta jarak antar individu dalam percakapan. Komunikasi dapat diartikan sebagai usaha untuk menyampaikan maksud tertentu kepada orang lain sehingga orang tersebut dapat memahami maksud yang disampaikan. Atau dapat pula diartikan sebagai suatu proses penyampaian makna (meaning) dari pengirim kepada penerima, dengan menggunakan media tertentu (Tjiptono dan Diana, 2002: 154).

Menurut Depari (dalam Widjaja, 2000:  67) Komunikasi adalah proses penyampaian gagasan, harapan dan pesan yang disampaikan melalui lambang tertentu. Mengandung arti dilakukan oleh penyampai pesan ditujukan kepada penerima pesan. Ruben (dalam Arni Muhammad, 2004: 14) komunikasi adalah sebagai suatu proses yaitu suatu aktivitas yang mempunyai beberapa tahap yang terpisahkan satu sama lain tetapi berhubungan. Misalnya kalau kita ingin berpidato di depan umum sebelum berpidato tersebut kita telah melakukan serentetan sub-aktivitas seperti membuat perencanaan, menentukan tema pidato, mengumpulkan bahan, melatih diri di rumah, baru kemudian tampil pidato di depan umum.

Pengertian-pengertian di atas disimpulkan bahwa komunikasi adalah pernyataan manusia, sedangkan pernyataan tersebut dapat dilakukan dengan kata-kata tertulis ataupun lisan disamping itu dapat dilakukan juga dengan isyarat-isyarat atau simbol-simbol.

Proses Komunikasi

Menurut Tjiptono dan Diana (2002: 164), Proses komunikasi melalui beberapa tahapan yang menghubungkan antara pengirim pesan dan penerima. Kualitas suatu proses komunikasi ditentukan oleh seberapa jauh pemahanan penerima terhadap pesan yang diterimanya. Proses  decoding dan encoding dipengaruhi oleh sikap, pengetahuan (tingkat pendidikan), keterampilan dan sistem sosial kultural yang dianut penerima dan pengirim.

Menurut Griffin (2003) Arus pesan yang terjadi dalam suatu jaringan yang sifat hubungannya saling bergantung satu sama lain (the flow of messages within a network of interdependenrelationship). Pesan dibuat dan di pertukarkan sebagai respon terhadap tujuan, kebijakan, dan tujuan spesifik organisasi. Komunikasi organisasi mengikuti teori management klasik, yang menempatkan suatu bayaran pada daya produksi, presisi, dan efisiensi.

Unsur-Unsur Dalam Komunikasi

Menurut  Widjaja (2000:  44), unsur-unsur komunikasi terdiri dari yaitu:

  • Sumber

Sumber adalah   dasar  yang   digunakan  dalam   penyampaian   pesan dan digunakan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri. Sumber dapat berupa orang, lembaga, buku dokumen, ataupun sejenisnya. Apabila kita salah dalam mengambil sumber kemungkinan yang kita lakukan akan berakibat lain dari yang kita harapkan.

  • Penyampaian pesan

Dalam komunikasi, setiap orang ataupun kelompok dapat menyampaikan pesan-pesan komunikasi itu sebagai suatu proses, dimana komunikator dapat menjadi komunikan dan sebaliknya. Adapun syarat yang diperlukan bagi seorang komunikator adalah:

  • Penampilan

Khusus dalam komunikasi tatap muka atau yang menggunakan media pandang dengan audio visual, seseorang komunikator harus menyesuaikan diri dengan lingkungan dan komunikan. Penampilan ini sesuai dengan tata krama dan memperhatikan keadaan, waktu, dan tempat.

  • Penguasaan Masalah

Seseorang yang tampil/ditampilkan sebagai komunikator haruslah betul-betul menguasai masalahnya. Apabila tidak, maka setelah proses komunikasi berlangsung akan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap komunikator dan akhirnya terhadap pesan itu sendiri yang kan menghambat efektivitas komunikasi. Dalam suatu proses komunikasi timbal balik yang lebih menguasai masalah akan cenderung memenangkan tujuan komunikasi.

  • Penguasaan bahasa

Komunikator harus menguasai bahasa dengan baik, bahasa ini adalah bahasa yang digunakan dan dapat dipahami oleh komunikan. Komunikator mutlak mengusai istilah-istilah umum yang digunakan oleh lingkungan tertentu (khusus). Penguasaan bahasa akan sangat membantu menjelaskan pesan-pesan yang ingin kita sampaikan kepada audiensi. Tanpa penguasaan bahasa secara baik dapat menimbulkan kesalah penafsiran atau menimbulkan ketidakpercayaan terhadap komunikator. Sebaiknya gunakan bahasa yang baik dan benar.

  • Pesan

Pesan adalah keseluruhan apa yang disampaikan oleh komunikator. Pesan ini mempunyai inti pesan(tema) yang sebenarnya menjadi pengarah didalam usaha mencoba mengubah sikap dan tingkah laku komunikan. Pesan dapat secara panjang lebar mengupas berbagai segi, namun inti pesan dari komunikasi akan selalu mengarah kepada tujuan akhir komunikasi itu.

  • Saluran

Saluran adalah penyampaian pesan, biasa juga disebut dengan media. Media komunikasi dapat dikategorikan dalam dua bagian :

  1. Media umum
  2. Media massa
  • Hasil

Hasil adalah hasil akhir dari suatu komunikasi, yakni sikap dan tingkah laku orang, sesuai atau tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Apabila sikap dan tingkah laku orang itu sesuai, maka itu berarti komunikasi berhasil, demikian juga sebaliknya. Efek ini sesungguhnya dapat dilihat dari:

  1. Personal Opinion
  2. Publik Opinion
  3. Majority Opinion.

Sedangkan menurut Arni (2004:  32), unsur-unsur komunikasi ada lima yaitu: Pengirim pesan, pesan, saluran, penerima pesan, balikan, masing-masing unsur tersebut dijelaskan secara ringkas yaitu:

  • Pengirim Pesan

Pengirim pesan adalah individu atau orang yang mengirim pesan-pesan atau informasi yang akan dikirimkan berasal dari otak si pengirim pesan. Oleh sebab itu sebelum pengirim mengirimkan pesan, si pengirim harus menciptakan dulu pesan yang akan dikirimkannya.

  • Pesan

Pesan adalah informasi yang akan dikirimkan kepada si penerima. Pesan ini dapat berupa verbal maupun nonverbal. Pesan secara verbal dapat secara tertulis seperti surat, buku, majalah, memo, sedangkan pesan yang secara lisan dapat berupa percakapan tatap muka, percakapan melalui telepon, radio, dan sebagainya.

  • Saluran

Saluran adalah jalan yang dilalui pesan dari si penerima dengan si penerima. Channel yang biasa dalam komunikasi  adalah gelombang cahaya atau suara yang dapat kita lihat dan dengar.

  • Penerima Pesan

Penerima pesan adalah yang menganalisa dan menginterprestasikan isi pesan yang diterimanya.

  • Balikan

Balikan adalah respons terhadap pesan yang diterima yang dikirimkan kepada si pengirim pesan. Dengan diberikannya reaksi ini kepada si pengirim, pengirim akan dapat mengetahui apakah pesan yang dikirimkan tersebut diinterprestasikan sama dengan apa yang dimaksud kan oleh si pengirim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.