Kekuatan Persaingan Porter

Analisis Porter dilakukan dengan meneliti lima kekuatan persaingan yang mempengaruhi struktur suatu perusahaan, yaitu ancaman pendatang baru, ancaman barang pengganti, daya tawar pemasok, daya tawar pembeli, serta persaingan antara perusahaan yang sejenis dalam industri. Menurut Rangkuti (2002, h12) terdapat lima kekuatan kompetitif porter yang akan menentukan keunggulan bersaing dalam perusahaan yaitu :

Gambar Kekuatan persaingan menurut Porter

ppp

Sumber : Berdasarkan pada M.E.PorterCompetitive Strategy : Techniques Of Analizing Industry And Competitors (New York: The Free Press, 1980)

Bekerjanya 5 elemen kompetitf berdasarkan pendapat Kotler (2002, p14) di atas sangat berbeda untuk masing-masing jenis industri. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan keuntungan masing-masing jenis industri tersebut dalam jangka panjang.

  1. Ancaman Pendatang Baru (The Threat of New Entrants).Satu perusahaan dapat memasuki suatu industri khusus dengan  mudah, maka intensitas persaingan di antara perusahaan-perusahaan akan meningkatkan pendatang baru dan akan mengurangi potensi pasar industri lama karena biasanya membawa kapasitas baru.
  1. Ancaman Produk Pengganti ( Threat of Subtitutor products or services. Pada banyak industri, perusahaan-perusahaan berkompetisi secara ketat dengan para  produsen  produk  pengganti.  Tekanan  persaingan  akibat  produk  pengganti dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas produk.
  1. Kekuatan Tawar- Menawar Pemasok ( Bargaining Power of Suppliers). Kekuatan pemasok mempengaruhi intensitas persaingan dalam industri, khususnya  apabila  terdapat  sejumlah  besar  pemasok  dan  produsen  seharusnya saling Bantu dengan wajar meningkatkan kualitas, mengembangkan jasa baru, just in time delivery, mengurangi biaya investasi.
  1. Kekuatan tawar Menawar Pembeli ( Bargaining Power of Customer). Bila persaingan terkonsentrasi, berukuran besar dan konsumen membeli dalam volume besar maka kekuatan tawar menawar sangat mempengaruhi intensitas persaingan dalam suatu industri.
  1. Persaingan Sesama Industri ( Rivalry Among Existing Competitors ). Persaingan antara pesaing yang paling penting kadang-kadang strategi yang dikembangkan  suatu  perusahaan  dapat  berhasil  hanya  dengan  berkonsentrasi dengan keunggulan kompetitif yang secara langsung menyerang strategi pesaing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.