PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP)

IMPLEMENTATION OF GOVERNMENT INTERNAL CONTROL SYSTEM IN REGIONAL GENERAL HOSPITAL 

 ABSTRACT

 The objective of this study is to determine the Implementation Of Government Internal Control System In regional general Hospital Dr. M. Yunus Bengkulu. This research is descriptive methode. Population of this study are 42 people and as well as SPI team of 8 people. Sample of this study  taken with census method. Data analysis in this research using descriptive statistics methode. The result show that Government Internal Control System in terms of control environment is good, in terms of risk assessment is quite good, in terms of the control activity is good, in terms of communication and information is running well, and in terms of internal control quite good. Suggestions to regional general Hospital Dr. M. Yunus Bengkulu is expected to improve the realization of the role of the government’s effective internal oversight apparatus in activities, improve the risk assessment has not been maximized, especially on risk assessment in the workplace, improvements can make determinations and reviews of indicators and performance measures in the workplace that have not been done, maintaining and improving communication and information has been sufficient by utilizing various existing means of communication, and improved Monitoring that has not been maximized by continuous monitoring.

Keywords: Government Internal Control System; Control Environment; Risk Assessment; Control Activities; Information and Communication Systems; Monitoring Internal Control

(1) Master Of  Management Student

(2) Supervisor

RINGKASAN

Kasus yang dikutip dari Harian Rakyat Bengkulu, dimana Majelis Tinggi Lekra (Lentera Rakyat) melaporkan Gubernur Bengkulu ke Bareskrim Mabes Polri terkait kasus korupsi honor Tim Pembina Rumah Sakit Umum Daerah Dr.M.Yunus (RSUD. M. YUNUS) Bengkulu, kali ini Lekra melaporkan Gubernur Bengkulu ke Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jl. Sultan Hasanuddin No. 1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Hasil wawancara pra penelitian pada tanggal 11 April 2016 kepada Ketua Satuan Pengawas Intern (SPI) RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu mengatakan bahwa lemahnya pengendalian intern merupakan penyebab utama terjadinya kecurangan. Kecurangan tersebut terjadi karena manajemen mengabaikan pengendalian intern. Di samping itu, bagaimanapun baiknya pengendalian intern, kalau terjadi kolusi, maka semua pertahanan dan pencegahan akan jebol, dan kecurangan akan tetap terjadi. Kolusi bisa terjadi di antara pegawai, di antara pimpinan, di antara pegawai dengan pimpinan, dan diantara pimpinan dan atau para pegawai dengan pihak ketiga seperti dengan para rekanan. Kecurangan adalah unsur utama perbuatan korupsi. Usaha untuk meningkatkan dan membangun sistem pengendalian intern, merupakan salah satu upaya dalam mencegah terjadinya kecurangan atau korupsi. Kelemahan penyelenggaraan sistem pengendalian intern pada RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu juga terjadi karena masih banyak dijumpai keterbatasan dan hambatan dalam pelaksanaannya yaitu; manajemen masih belum sepenuhnya sadar pentingnya sistem pengendalian intern, Perspektif Pimpinan Instansi dan auditor terhadap pelaksanaan sistem pengendalian intern belum sepenuhnya mendukung terciptanya lingkungan pengendalian yang memadai, dan kesalahan-kesalahan yang terjadi dilakukan oleh personil baik secara sengaja maupun tidak disengaja.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Sistem Pengendalian Intern Pemerintah ditinjau dari Lingkungan Pengendalian, untuk mengetahui gambaran Sistem Pengendalian Intern Pemerintah ditinjau dari Penilaian Risiko, untuk mengetahui gambaran Sistem Pengendalian Intern Pemerintah ditinjau dari Aktivitas Pengendalian, dan untuk mengetahui gambaran Sistem Pengendalian Intern Pemerintah ditinjau dari Sistem Komunikasi dan Informasi dan untuk untuk mengetahui gambaran Sistem Pengendalian Intern Pemerintah ditinjau dari Pemantauan Pengendalian Intern.

Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.M.Yunus Bengkulu dan populasi dalam penelitian ini berjumlah 42 orang, yang terdiri dari Pejabat eselon II 1 orang, Pejabat eselon III 12 orang, Pejabat eselon IV 21 orang, serta tim SPI 8 orang.  Sedangkan sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Sampel penelitian diambil dengan metode sensus yaitu seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. analisis data merupakan kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah ditinjau dari lingkungan pengendalian dimensi lingkungan pengendalian baik, lingkungan penilaian resiko (Risk cukup, aktivitas Pengendalian baik, dan Komunikasi dan Informasi Baik/Tinggi, dan Pemantauan cukup. Saran kepada Rumah Sakit Umum Daerah Dr. M. Yunus Bengkulu diharapkan dapat memperbaiki perwujudan peran aparat pengawasan intern pemerintah yang efektif dalam kegiatan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. M. Yunus Bengkulu tidak memadai, dapat memperbaiki penilaian resiko belum maksimal terutama pada penilaian resiko di tempat kerja, dapat memperbaiki dapat melakukan penetapan dan reviu atas indikator dan ukuran kinerja ditempat kerja yang belum dilakukan, dapat mempertahankan dan meningkatkan lagi komunikasi dan Informasi telah memadai dengan memanfaatkan berbagai sarana komunikasi yang ada dan dapat memperbaiki Pemantauan yang belum maksimal dengan melakukan pemantauan berkelanjutan.

Kata Kunci: Sistem Pengendalian Intern Pemerintah; Lingkungan Pengendalian; Penilaian Risiko; Aktivitas Pengendalian; Sistem Komunikasi dan Informasi; Pemantauan Pengendalian Intern

(1) Calon Magister Manajemen

(2) Dosen Pembimbing

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.