PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KEBERHASILAN IMPLEMENTASI ANGGARAN BERBASIS KINERJA

THE INFLUENCE OF LEADERSHIP STYLE AND ORGANIZATIONAL COMMITMENT ON SUCCESSFULL IMPLEMENTATIONOF PERFORMANCE BASED-BUDGETING IN BENGKULU CITY GOVERNMENT  

ABSTRACT

Implementation of performance-based budgeting needs to prepare conditions that will trigger such success. One of the conditions that can trigger successful implementation of performance-based budgeting are leadership and commitment of all the organizational components to achieve successful implementation. This study aims to examine the influence of leadership style and organizational commitment on implementation performance-based budgeting at Bengkulu city government. Data obtained from the questionnaire distribution The population in this study were members of work and budget planning of regional work unit compilation team on Bengkulu city government. The sample were 178 respondents. The sampling technique in this research was census method. The method of data analysis was multiple linear regression. The results showed that : (1) Leadership style positif effect and significant on implementation of performance-based budgeting.; (2) Organizational commitment positif effect and significant on implementation of performance-based budgeting.; and (3) leadership style and organizational commitment are simultaneously effect on implementation of performance-based budgeting.

Keywords : Leadership Style, Organizational Commitment, Implementation of Performance-based budgeting.

1) Student

2) Supervisors

 

RINGKASAN

 

Anggaran berbasis kinerja adalah metode penganggaran yang mengaitkan setiap pendanaan dengan keluaran dan hasil yang diharapkan dan mengukur efisiensinya. Output dan outcome yang diharapkan dituangkan dalam program/kegiatan diikuti dengan pembiayaan untuk mencapai tujuan. Program/kegiatan yang dibiayai tersebut diukur tingkat efisiensi dan efektifitasnya. Jadi penganggaran berbasis kinerja meliputi aktifitas mengaitkan antara input dan output/outcome serta memilih program/kegiatan yang efektif dalam mencapai tujuan organisasi.

Dalam upaya mencapai keberhasilan implementasi anggaran berbasis kinerja perlu disiapkan faktor-faktor yang dapat memicu keberhasilan tersebut. Salah satu faktor pemicu keberhasilan penerapan anggaran berbasis kinerja adalah kepemimpinan dan komitmen seluruh komponen organisasi dalam menerapkan anggaran berbasis kinerja (Anggarini & Puranto, 2010). Berdasarkan fenomena penerapan anggaran berbasis kinerja di OPD Pemerintah Kota Bengkulu dan kaitannya dengan faktor kepemimpinan dan komitmen organisasi telah melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis; (1) Pengaruh gaya kepemimpinan dan komitmen organisasi terhadap implementasi anggaran berbasis kinerja; (2) pengaruh gaya kepemimpinan terhadap implementasi anggaran berbasis kinerja; dan (3) pengaruh komitmen organisasi terhadap implementasi anggaran berbasis kinerja di Pemerintah Kota Bengkulu.

Data penelitian ini didapat dari hasil penyebaran kuesioner penelitian. Populasi penelitian ini adalah semua anggota tim penyusun RKA-SKPD di seluruh OPD dalam lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu dalam menerapkan anggaran berbasis kinerja. Teknik sampling yang digunakan adalah metode sensus. Adapun responden yang berpartisipasi pada penelitian ini berjumlah 178 orang. Analisis data dan pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) gaya kepemimpinan dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap implementasi anggaran berbasis kinerja; (2) gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap implementasi anggaran berbasis kinerja; dan (3) komitmen organisasi berpengaruh terhadap implementasi anggaran berbasis kinerja.Berdasarkan pembahasan terhadap hasil penelitian, konsep dan penelitian terdahulu ada beberapa implikasi strategis yang dapat dilakukan pemerintah Kota Bengkulu, yaitu (1) Meningkatkan keefektifan gaya kepemimpinan kepala OPD dalam menerapkan anggaran berbasis kinerja dengan cara meningkatkan kepemimpinan dan kemampuan Kepala OPD. Peningkatan pemahaman kepala OPD tentang penganggaran berbasis kinerja dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan penganggaran berbasis kinerja untuk kepala OPD. Meningkatkan kepemimpinan kepala OPD dalam memimpin, mengarahkan organisasinya dalam mencapai tujuan organisasi melalui pendidikan dan pelatihan kepemimpinan. Pemerintah Kota Bengkulu disarankan tetap menyelenggarakan lelang jabatan kepala OPD secara terbuka. Mekanisme lelang jabatan kepala OPD ini ditujukan agar untuk mendapatkan kepala OPD yang cakap dalam memimpin OPD; dan (2) Meningkatan komitmen organisasi tim penyusun RKA-SKPD dalam menerapkan anggaran berbasis kinerja dengan cara meningkatkan affective commitment dan normative commitment dari tim penyusun RKA-SKPD, dengan cara memberikan penghargaan atas prestasi kerja dan menjatuhkan hukuman atas kinerja yang buruk, meningkatkan pemahaman tim penyusun RKA-SKPD tentang penganggaran berbasis kinerja melalui pendidikan dan pelatihan penganggaran berbasis kinerja, serta menyediakan ruang bekerja yang aman dan nyaman.Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan dan implikasi strategis, maka  OPD di Pemerintah Kota Bengkulu disarankan untuk: (1) Meningkatkan kepemimpinan kepala OPD dalam mencapai keberhasilan penerapan anggaran berbasis kinerja dengan cara meningkatkan kemampuan kepala OPD melalui peningkatan pendidikan formal dan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan, melanjutkan pengangkatan kepala OPD melalui seleksi lelang jabatan; dan (2) Meningkatkan komitmen tim penyusun RKA-SKPD dengan cara mendorong tim penyusun RKA-SKPD untuk menerapkan anggaran berbasis kinerja, kepala OPD menjelaskan tujuan dan manfaat yang akan diperoleh bila menerapkan anggaran berbasis kinerja, memberikan apresiasi atas prestasi tim penyusun anggaran, memberikan kesempatan anggota tim penyusun RKA-SKPD memberikan saran dan masukan secara terbuka, memberikan kesempatan staf perencanaan mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang anggaran berbasis kinerja atau melanjutkan pendidikan formal, menyediakan ruangan bekerja yang aman dan nyaman, memenuhi perlengkapan yang dibutuhkan dalam menyusun RKA-SKPD, serta memberikan reward yang memadai dan punishment yang tegas.

Berdasarkan keterbatasan penelitian ini, maka penelitian sejenis pada masa yang akan datang direkomendasikan untuk mengembangkan model penelitian dengan meneliti faktor independen lain yang dapat mempengaruhi keberhasilan implementasi anggaran berbasis kinerja. Faktor lain tersebut antara lain:  kecukupan sumber daya, penyempurnaan administrasi, reward, punishment, dan motivasi.

Kata kunci : Gaya kepemimpinan, komitmen organisasi, implementasi anggaran berbasis kinerja

 

1) Mahasiswa

2) Dosen Pembimbing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.