PENGARUH PENGALAMAN KERJA, KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI TERHADAP KUALITAS HASIL AUDIT PARA AUDITOR PADA INSPEKTORAT

THE EFFECT OF WORK EXPERIENCE, COMPETENCE, AND INDEPENDENCE, ON THE QUALITY OF THE AUDIT RESULT  THE AUDITORS AT INSPECTORATE  

 ABSTRACT

This study was done in purpose to find out the effect of work experience, competence, and independence toward the quality of the audit result of the auditors at Inspectorate in region of Bengkulu Province. The population of the study was auditors at Inspectorate of Bengkulu Province, Bengkulu city and Bengkulu Tengah Regency.

The technique of gathering the sample conducted census method which resulted 63 auditors. The research data was obtained by using questionnaire. The research variable was independent variable, work experience, competence, and independence. While dependent variable was the quality of audit (Regional Work Unit). The data was analyzed by applying multiple regression analysis through SPSS 23 program.The study result showed that the work experience affected the quality of audit result; it means that the more working period and work experience had by the auditors are, the better and increased the quality of audit resulted are. Competence affected the quality of audit result; it means that the better the competence level is, the better the quality of audit resulted is. Independence affected the quality of audit result, it means that the better the independence level, the better the quality of audit done is, and simultaneously affected positively toward the quality of auit conducted by Inspectorate of Bengkulu Province, Bengkulu city, and Bengkulu Tengah Regency.

Key Words: Work Experience, Competence, Independence, Quality of Audit

1Candidate of Management Master

2Supervisor

3Co-Supervisor

  RINGKASAN

 Pemerintahan yang bersih atau tata kelola yang baik (good governance) ditandai dengan tiga pilar utama yang merupakan elemen dasar yang paling berkaitan. Ketiga elemen dasar tersebut adalah partisipasi, transparansi dan akuntabilitas. Untuk meminimalkan terjadinya pemerintahan yang menyimpang dan tidak akuntabel diperlukan sistem akuntabilitas publik yang baik (Halim dan  Kusufi, 2014).Dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang baik, berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab diperlukan adanya pengawasan oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) yang berkualitas. Sehubungan dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan dan Pengelolaan TanggungJawab Keuangan Negara, Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) di Inspektorat Daerah diharapkan dapat melakukan pengawasan berkaitan dengan penggunaan dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). AAA Financial Accounting Commite (2000) menyatakan bahwakualitas audit dipengaruhi oleh dua hal yaitu kompetensi dan independensi. Selain itu seorang auditor jug disyaratkan memiliki pengalaman kerja yang cukup dalam profesi yang ditekuninya, serta dituntut untuk memenuhi kualifikasi teknis dalam bidang industri yang digelutinya(Arens, dkk, 2011).

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh parsial maupun pengaruh simultan variabel independen(Pengalaman Kerja, Kompetensi, dan Independensi terhadap variabel dependen(Kualitas Audit). Jenis penelitian ini adalah  penelitian kausal yaitu untuk melihat hubungan berbagai variabel penelitian.Data diambil dengan menggunakan kuisioner sebanyak 63 yang disebarkan ke Auditor di Inspektorat Provinsi Bengkulu, Kota Bengkulu, dan Kabupaten Bengkulu Tengah. Namun sampai batas waktu pengumpulan, 3 kuisioner tidak kembali.

Pada uji pengaruh simultan, diperoleh nilai statistik F = 54,165 dan , maka hipotesis nol diterima. Artinya terdapat pengaruh variabel independen secara simultan terhadap kualitas audit. Hasil ini didukung pula oleh hasil pengujian pengaruh secara simultan, dimana secara parsial, seluruh variabel independen  berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Pengaruh ketiganya adalah positif, sehingga semakin tinggi pengalaman kerja, kompetensi, dan independensi maka semakin tinggi pula kualitas audit yang dilakukan.

Secara deskriptif auditor di Inspektorat Provinsi Bengkulu, Kota Bengkulu, dan Kabupaten Bengkulu Tengah sudah memiliki pengalaman kerja, kompetensi, dan independensi yang baik. Begitu juga dengan kualitas audit juga sudah memiliki kualitas yang baik. Namun untuk menghadapi perkembangan zaman dan keberlanjutan sumber daya manusia maka pengalaman kerja bagi auditor, terutama auditor junior harus di tingkatkan  dengan cara pembagian tugas audit yang proporsional, yang berarti bahwa auditor junior dalam tim audit harus mendapatkan beban kerja yang sesuai dengan kemampuannya, lalu sedikit demi sedikit ditingkatkan levelnya.

Pendidikan lanjut, dan pelatihan yang relevan sangat baik untuk meningkatkan kompetensi auditor yang mencakup pengetahuan, keahlian khusus seperti penggunaan aplikasi komputer, penggunaan alat statistik, dan mutu personal seperti dapat bekerja sama dalam tim. Berikutnya, seleksi atau pemilihan sumber daya manusia yang memiliki sikap mental yang jujur, independen, bebas dari pengaruh internal maupun eksternal sangat baik untuk menjamin kualitas audit. Selain itu pengawasan yang mengikat namun tidak kaku dapat mengurangi resiko independensi.

 Kata Kunci: Pengalaman Kerja, Kompetensi, Independensi, Kualitas Audit

1)Mahasiswa

2)Pembimbing 1

3)Pembimbing2

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.