KEBIJAKAN PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA 

HOUSEHOLD WASTE MANAGEMENT POLICY 

 ABSTRACT

 This study aims to identify and analyze household waste management policies in North Bengkulu Regency and to find out the obstacles in the household waste management policy in North Bengkulu Regency. This study uses qualitative methods. The informants in this study were all people who were related to the management policy of household households. The informants in this study were taken by the snowball sampling method. Data analysis in this study uses inductive analysis techniques, namely to perform abstractions after recording specific phenomena grouped into one. The stages of data analysis used in this study consist of four lines of activities that occur together, namely: data collection, overall data analysis, data display and conclusions. The results showed that the household waste management policy was not maximal because the Strengthening Community Engagement Policy through Information and Education Communication (IEC) in waste management had not run optimally. The joint decision-making regarding the coordination of handling household waste and the construction and revitalization of TPA was not maximal, Regulation and socialization of waste management regulations and monitoring compliance in the operational implementation of household waste management for transportation, processing and final processing activities have not been maximized. Suggestions to the North Bengkulu Regency Government should be able to implement or maximize the policies that have been made and add facilities and infrastructure as well as Human Resources, so that waste management can be maximized based on the cleanliness and beauty of North Bengkulu Regency.

 Keywords: Policy, Waste Management, Household

ABSTRAK

Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Bengkulu Utara dan Untuk mengatahui hambatan dalam kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga di Kabupaten Bengkulu Utara.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah semua orang yang terkait dengan Kebijakan pengelolaan samapah rumah tangga. Informan dalam penelitian ini diambil dengan metode snowball sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis induktif yaitu untuk melakukan abstraksi setelah rekaman fenomena-fenomena khusus dikelompokkan menjadi satu. Tahapan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari empat alur kegiatan yang terjadi bersamaan, yaitu: pengumpulan data, analisis data secara keseluruhan, tampilkan data dan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga belum maksimal dikarenakan Kebijakan Penguatan Keterlibatan Masyarakat melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) dalam pengelolaan sampah belum berjalan dengan maksimal, Penyusunan keputusan bersama mengenai koordinasi penanganan sampah rumah tangga dan pembangunan dan revitalisasi TPA belum maksimal, dan Pembuatan regulasi dan sosialisasi regulasi pengelolaan persampahan dan pengawasan ketaatan dalam pelaksanaan operasional penanganan sampah rumah tangga untuk kegiatan pengangkutan, pengolahan, dan pemprosesan akhir belum maksimal. Saran kepada Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara hendaknya dapat menerapkan atau memaksimalkan kebijakan yang telah dibuat dan menambah sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia, sehingga pengelolaan sampah dapat lebih maksimal yang berdapak pada kebersihan dan keindahan Kabupaten Bengkulu Utara.

Kata Kunci: Kebijakan, Pengelolaan Sampah, Rumah Tangga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.