Pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

ABSTRACT

The purpose of the study was to find out and explain the Implementation of the Non-Livable Housing (RTLH) Assistance Program for Self-Help Housing Stimulants (BSPS) in the City of Bengkulu. This type of research is qualitative. The informants in this study were 7 people taken by snowball sampling technique. Data analysis in this study uses data reduction techniques, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicate that the implementation of the Non-Livable House (RTLH) program through the Self-Help Housing Stimulant Aid (BSPS) has not been maximized. In more detail, the research findings, as follows: 1) Compliance of Self-Help Housing Stimulant Preparation (BSPS) in Non-Livable Houses (RTLH) in Bengkulu City, in compliance with the preparation stage shows that the implementation tends not to comply due to the determination of prospective recipients people who have low income below the minimum wage, but only based on people who have uninhabitable homes, so that there are people whose income is above the UMR but get assistance from this uninhabitable home program, 2) Smooth Implementation of Home Self-Help Housing Stimulant Assistance (BSPS) Not Worthy of Living (RTLH) in the city of Bengkulu tends to run smoothly due to delays in the second phase of BPSP funds disbursement, there is a mismatch of goods received from the Building Shop with goods requested by homeowners, and minimum wages allowed for artisan fees, and 3) Impact and the benefits obtained are reduced houses are not habitable, but for some low-income people who do not have funds for self-help, they have debts for the implementation of the BPSS program at Unqualified Houses. In addition, it was found that the reporting of the Self-Help Housing Stimulant Assistance (BSPS) in the City of Bengkulu tended not to be good because the reporting submitted by the beneficiary community accompanied by the facilitator was not clear when the completion

Keywords: Implementation, Self-help Housing Stimulant Assistance, Unlivable Houses

ABSTRAK

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menjelaskan mengenai Pelaksanaan Program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini sebanyak 7 orang yang diambil dengan teknik snowball sampling. Analisis data adalam penelitian ini menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa   pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) belum maksimal. Secara lebih rinci, temuan penelitian, sebagai berikut: 1) Kepatuhan Persiapan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Bengkulu, pada kepatuhan tahap persiapan menunjukkan bahwa dalam pelaksanaannya cenderung belum patuh dikarenakan penetapan calon penerima tidak berdasarkan masyarakat yang memiliki penghasilan rendah di bawah UMR, namun hanya berdasarkan masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni, sehingga ada masyarakat yang penghasilannya di atas UMR tetapi mendapatkan bantuan program rumah tidak layak huni ini, 2) Kelancaran Pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Bengkulu cenderung belum lancar dikarenakan  terjadinya keterlambatan pencairan dana BPSP tahap dua, adanya ketidaksesuaian barang yang diterima dari Toko Bangunan dengan barang yang diminta oleh pemiliki rumah, dan minimnya upah yang diperbolehkan untuk biaya tukang, dan 3) Dampak dan manfaat yang diperoleh berkurangnya rumah tidak layak huni, tetapi bagi sebagian masyarakat yang berpenghasilan rendah tidak memiliki dana untuk swadaya, menjadi memiliki hutang atas pelaksanaan program BPSS pada Rumah Tidak Layak Huni. Selain itu, ditemukan pelaporan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kota Bengkulu cenderung belum baik dikarenakan pelaporan yang disampaikan masyarakat penerima manfaat yang didampingi fasilitator tidak ada kejelasan kapan selesainya

Kata Kunci: Pelaksanaan, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Rumah Tidak Layak Huni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.