Ilmu Pemasaran Manajemen dan perangkat keras?

Review Jurnal JOHN J. CARDWELL

Hasil wawancara ekstensif di perusahaan-perusahaan ada beberapa temuan telah muncul yang memiliki implikasi untuk setiap manajer pemasaran bahwa tidak ada eksekutif pemasaran di perusahaan besar mana pun yang mampu mengabaikan atau meremehkan potensi komputer.

Studi menunjukkan bahwa ilmu manajemen, yang diterapkan secara realistis, dapat menawarkan solusi yang unik, namun ekonomis, untuk beberapa jenis masalah pemasaran tertentu.

Aplikasi pemasaran ilmu manajemen adalah pengembangan evolusi, dorongan utama dari kemajuan dalam manajemen pemasaran telah mengarah pada pengambilan keputusan yang didasarkan pada fakta dan berorientasi penelitian dan dengan upaya serius untuk mengukur variabel pemasaran.

Pemasar untuk banyak belajar menggunakan riset konsumen dan pasar melalui aplikasi komputer dalam peramalan, persediaan dan kontrol dan aspek-aspek lain dari logistik pemasaran. Oleh karenanya pemasar perlu beradaptasi dengan sistem baru dan belajar menggunakannya secara efektif.

Aplikasi ini benar-benar berada pada tahap embrionik. Tidak ada yang bisa memprediksi dengan pasti apa yang akan terjadi selama beberapa tahun ke depan. Tetapi sudah ada bukti yang menunjukkan bahwa setidaknya dalam kondisi tertentu, ilmu manajemen dapat memainkan peran penting dalam perencanaan strategi pemasaran. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa beberapa perusahaan telah mencapai hasil yang substansial dengan menerapkan ilmu manajemen untuk masalah-masalah tertentu.

Implikasi untuk masa depan bahwa ilmu manajemen dapat memberikan kontribusi yang sangat menguntungkan dan unik untuk solusi dari beberapa jenis masalah strategi pemasaran.

Upaya para ilmuwan manajemen di universitas untuk karyawan tingkat lebih rendah di perusahaan dengan membangun “model pemasaran total” berbasis komputer yang mensimulasikan seluruh proses keputusan pemasaran yang kompleks dan menemukan hasil yang sangat berguna.

Produsen besar dan sukses memulai upaya untuk mengomputerisasi sebagian besar proses pemasarannya, dari entri pesanan hingga pengisian kembali stok, pesanan yang diajukan oleh seorang salesman di input secara otomatis dan dijadwalkan untuk pengiriman. Setiap transaksi, tingkat inventaris, statistik penjualan, dan catatan akuntansi akan diperbarui secara otomatis dalam computer.

Seluruh upaya ilmu manajemen kurang dianggap baik oleh manajemen puncak. Untuk beberapa tahun ke depan, tampak jelas, peluang nyata untuk ilmu manajemen terletak pada penggunaan strategis selektif, di mana sifat masalah menentukan alat yang akan digunakan.

Asumsi, simulasi dan eksperimen, dan sistem umpan balik yang paling tepat dan dapat menawarkan perbaikan paling signifikan atas penilaian di mana keputusan adalah salah satu yang berulang secara berkala dalam lingkungan yang cukup stabil, sehingga pengalaman dapat diakumulasikan dan digunakan untuk meningkatkan keputusan di masa depan.

Aplikasi strategis yang berhasil dari ilmu manajemen pasti menghasilkan perubahan. Perubahan ini sering dirasakan organisasi pemasaran. Mereka dapat memerlukan modifikasi dalam praktik manufaktur atau kebijakan keuangan, seperti sistem penetapan harga yang memiliki potensi besar untuk ekspansi ke sistem data pemasaran yang komprehensif.

Kapasitasnya untuk mengingat biaya, harga pesaing, dan pergerakan saat ini digunakan sebagai kerangka kerja untuk pengumpulan data ini secara berkelanjutan, simulator untuk mengevaluasi aturan keputusan penetapan harga baru dan mengeksplorasi kebijakan promosi dan fitur alternatif, mekanisme untuk memastikan bahwa kebijakan penetapan harga diterapkan, dan perangkat untuk melakukan eksperimen. Singkatnya, sistem pada dasarnya mampu melakukan jauh lebih banyak pekerjaan.

Bahkan program komputer dapat menyimpan inventaris manajemen untuk perkiraan suatu pemasaran dan berguna bagi akuntan. Bukti menunjukkan, banyak perusahaan berada dalam kesulitan dan masalah seperti biaya berlebihan dari sistem data yang tidak kompatibel, informasi berharga sering kali hilang.

Ketahuilah bahwa banyak dari beban kepemimpinan pasti akan jatuh pada seorang pemasaran, bukan ilmuwan manajemen. Beberapa perusahaan telah mencapai hasil yang substansial dengan menerapkan ilmu manajemen untuk masalah strategi pemasaran tertentu. Tetapi metode yang mereka gunakan untuk mencapai kesuksesan tidak mudah dan tidak jelas.

Hanya eksekutif pemasaran yang memiliki penilaian dan rasa manajerial yang diperlukan untuk memastikan keberhasilan aplikasi komputer untuk pemasaran dan mereka yang berada dalam posisi untuk memfokuskan upaya pada peluang hasil yang nyata, memberikan penilaian yang diperlukan dan pengetahuan pasar yang diperlukan, dan membuat aplikasi berfungsi dengan menggunakan dan meningkatkannya dari waktu ke waktu karena pemasar perlu mengandalkan spesialis komputer dan menjalan operasi teknis

Critical Review

Dalam manajemen pemasaran atau suatu pemasaran oleh perusahaan tidak bisa lepas dari penggunaan Komputer. Pimpinan perusahaan hanya mampu membaca peluang dan strategi melalui analisanya tanpa melalui dasar. Aplikasi komputer dapat digunakan dalam menentukan harga penjualan, membaca peluang atau target pasar, sebelum memulai memasarkan suatu produk.

Oleh karena itu kedepannya sangat diperlukan suatu pemasaran melalui komputer, karena melalui komputer banyak hal yang dapat dilakukan dan bersifat nyata. Artinya manajemen pemasaran memerlukan sebuah aplikasi perangkat keras/komputer untuk menghasilkan hasil pemasaran yang maksimal. Namun dalam pelaksanaannya diperlukan soerang yang ahli komputer untuk menganalisis peluang dan target, sehingga suatu perusahaan memerlukan seorang programmer untuk membantu perusahaan dalam bidang pemasaran produk atau jasa yang mampu melakukan penelitian terhadap pemasaran, seperti perilaku konsumen, jangkauan harga produk  sesuai kemampuan konsumen, dan lain-lain sebagainya.